KETIK, SURABAYA – Lagu “Di Ini Januari” karya Pidi Baiq kerap dikaitkan dengan suasana awal tahun, khususnya bulan Januari yang identik dengan refleksi, harapan, dan perasaan yang belum sepenuhnya usai. Lagu ini menghadirkan nuansa sederhana namun emosional, menggambarkan kondisi perasaan seseorang yang sedang berada di titik peralihan.
Melalui lirik-liriknya, Di Ini Januari menggambarkan perasaan rindu, jarak yang memisahkan, serta keinginan untuk memahami keadaan tanpa banyak tuntutan. Januari dalam lagu ini tidak hanya dimaknai sebagai penanda waktu, tetapi juga sebagai simbol masa baru yang masih dibayangi kenangan dan perasaan lama.
Pidi Baiq menyampaikan pesan tentang keikhlasan dan penerimaan, di mana seseorang memilih untuk tetap menghargai perasaan yang ada, meski situasi tidak selalu berjalan sesuai harapan. Nuansa tersebut sejalan dengan karakter bulan Januari yang sering menjadi momen menata ulang emosi, tujuan, dan hubungan.
Dengan melodi musik yang tenang dan lirik yang puitis, Di Ini Januari memberikan kesan nyaman bagi pendengar untuk merenung. Lagu ini menegaskan bahwa awal tahun tidak selalu harus dimulai dengan euforia, tetapi juga bisa diisi dengan kejujuran terhadap perasaan perasaan yang belum usai.
Sebagai karya musik, Di Ini Januari memperlihatkan sisi personal Pidi Baiq dalam menyampaikan cerita melalui lagu, sekaligus menghadirkan potret emosional yang relevan dengan kisah hidup banyak orang di awal tahun. (*)
