KETIK, MALANG – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) kini tinggal hitungan jam. Acara yang berlangsung selama dua hari, 7-8 Februari 2026, mulai dipadati jemaah yang datang dari berbagai daerah ke Stadion Gajayana, Kota Malang.
Selain kehadiran fisik, warga Nahdliyin juga bisa memeriahkan momentum bersejarah ini di ruang digital melalui penggunaan Twibbon. Selain sebagai bentuk syiar, Twibbon ini menjadi identitas visual bagi warga NU dalam memperingati usia satu abad organisasi tersebut.
Cara Menggunakan Twibbon Harlah 1 Abad NU
Masyarakat yang ingin berpartisipasi cukup mengikuti langkah mudah berikut:
- Klik tautan resmi: https://twb.nz/mujahadahkubrosatuabadnu.
- Unggah foto terbaik ke dalam bingkai yang tersedia.
- Sesuaikan posisi foto, lalu unduh untuk dibagikan ke media sosial.
Selain tautan di atas, akses juga tersedia melalui akun Instagram resmi @pwnujatimofficial. Pengguna dapat mengeklik tautan yang tertera di bio atau mengikuti panduan yang ada di kolom caption.
Memperingati momentum bersejarah satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam penanggalan Masehi, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar rangkaian acara bertajuk "Mujahadah Kubro 1 Abad NU". Acara akbar ini dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang, mulai Sabtu malam, 7 Februari 2026, hingga Minggu pagi, 8 Februari 2026.
Rangkaian acara dibuka dengan Sholawat Bersama Majlis Syubbanul Muslimin dan Majlis se-Malang Raya pada Sabtu malam. Memasuki waktu dini hari, ribuan jamaah diagendakan mengikuti Khotmil Qur’an 999 kali, Shalat Tahajud, serta prosesi inti yakni Mujahadah dan Ijazah Kubro yang dipimpin oleh para kiai sepuh.
Puncak Resepsi 1 Abad NU dijadwalkan berlangsung Minggu pagi mulai pukul 06.30 WIB. Agenda utama dalam sesi ini adalah penayangan video dokumenter "Jejak NU Satu Abad Menjaga Nusantara" serta penyampaian Taujihat oleh Wakil Ro’is ‘Aam PBNU.
Acara ini direncanakan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Jawa Timur dan Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan memberikan sambutan utama di hadapan ribuan warga Nahdliyin yang memadati stadion tertua di Indonesia tersebut.(*)
