KETIK, SURABAYA – Penantian Bonek dan Bonita akhirnya terwujud juga, mengenai pelatih baru Persebaya. Bernardo Tavarez akhirnya tiba pada Minggu, 4 Januari 2026 malam di Bandara International Juanda, Terminal 1 (T1).
Walaupun pesawat yang membawanya dari Jakarta delay, ia tetap antusias menyambut suporter Bajul Ijo yang telah menantikan kedatangan pelatih asal Portugal itu di bandara.
Dengan melambaikan tangan dan melempar senyum, pelatih berkepala plontos itu keluar dari pintu kedatangan. Pada saat yang sama, ia juga blak-blakan mengungkapkan alasannya mau menjadi pelatih Persebaya.
Ia membeberkan, ada dua alasan utama memutuskan menjadi nakhoda baru Bajul Ijo. Pertama, kata Tavarez adalah mengenai keseriusan manajemen yang terus intens berkomunikasi dengannya.
"Saya senang karena selama dua tahun terakhir berbincang dengan pihak manajemen dan tertarik membawa saya ke Persebaya," katanya disela kedatangannya di Bandara Internasional Juanda.
Alasan berikutnya adalah mengenai dukungan suporter Persebaya yang sangat luar biasa. Bernardo Tavarez, sebelumnya telah beberapa kali merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ketika masih menjadi pelatih PSM
"Saya pikir suasana di stadion sangat fantastis. Saya harap pada pendukung (suporter) bisa hadir di pertandingan berikutnya melawan Malut karena itu sangat penting," lanjutnya.
Maka dari itu, ia berharap suporter bisa hadir ke Stadion untuk memberikan dukungan maksimal ke Persebaya.
Ia juga berharap, performa Persebaya terus meningkat. Terlebih menjelang hari jadi Bajul Ijo ke-100 tahun.
"Jadi kami harus kerja keras dan para suporter adalah kunci terbaik untuk membantu raksasa (Persebaya) ini. Bagi saya Persebaya adalah raksasa karena terakhir kali mereka juara pada tahun 2004," ungkapnya.
Bernardo Tavarez juga mengaku, dirinya bukanlah seorang pesulap yang langsung memberikan gelar juara untuk Persebaya. Namun, apabila bisa bekerja keras, semuanya akan bisa diwujudkan.
"Saya datang untuk bekerja. Saya tidak datang untuk berlibur," tegasnya. Usai tiba di Surabaya, Bernardo langsung meninggalkan Bandara Internasional Juanda dan kabarnya ia akan memimpin latihan Persebaya. (*)
