KETIK, MALANG – Sukses anak asuhnya meraih satu poin dalam lawatan ke kandang Malut United, dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, disambut gembira oleh Marcos Santos. Pelatih Arema FC ini senang timnya tak pulang dengan tangan hampa dari lawatan tersebut.
Marcos menyebut laga kontra Malut United sangat berat. Malut United merupkan tim dengan pemain-pemain bagus. Terbukti, pada laga ini, Arema FC kebobolan kala laga baru berjalan dua menit.
"Namun, saya bangga dengan pemain saya. Kami kehilangan delapan pemain dan tidak berada dalam kondisi terbaik," kata Marcos, usai laga.
"Saya senang pemain Arema bekerja keras pada pertandingan ini," sambungnya.
Sebelumnya, Arema FC sukses meraih satu poin kala bertandang ke kandang Malut United pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kie Raha, Maluku, Sabtu, 29 November 2025, Singo Edan sukses menahan imbang tuan rumah 1-1.
Dalam laga ini, Malut United unggul dulu melalui gol Tyronne Del Pino pada menit kedua. Sementara, Arema FC mencetak gol balasan pada menit 47 melalui Ian Puleio.
Marcos memberi kredit khusus kepada Ian Puleio ini. Pasalnya, menurut pelatih asal Brasil tersebut, Puleio sukses menjadi pahlawan Arema FC pada laga ini.
"Ia bekerja keras dalam sesi latihan. Ian bisa mencetak gol pada pertandingan ini dan membantu kita dapat satu poin," tuturnya.
Sementara itu, senada dengan sang pelatih, Ian Puleio mengaku laga kontra Maluku sangat berat. Ia merasa beruntung timnya bisa bangkit dan meraih satu poin dari laga ini.
"Babak kedua, Arema lebih siap. Para pemain bekerja lebih keras sampai menit terakhir," ia menandaskan.
