KETIK, BOJONEGORO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro dari Fraksi Partai Demokrat, Sujono, menggelar reses di Aula Bengkel Mobil, Jl Veteran Bojonegoro, Sabtu, 7 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRD dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.
Reses tersebut dihadiri sekitar 100 konstituen yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kecamatan Bojonegoro, Trucuk, dan Dander.
Masyarakat tampak antusias memanfaatkan momentum reses sebagai sarana menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Sujono dalam sambutanya menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk menerima dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa seluruh masukan yang disampaikan dalam forum reses akan dicatat, dikaji, dan diteruskan melalui forum DPRD serta disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
“Reses ini adalah ruang dialog terbuka antara saya sebagai wakil rakyat dan masyarakat. Saya siap menerima aspirasi apa pun, dan akan saya sampaikan di forum DPRD maupun kepada pemerintah kabupaten," ujar Sujono.
"Jika masih ada yang belum puas atau belum sempat menyampaikan aspirasinya dalam forum ini, silakan menghubungi nomor pribadi saya melalui pengurus,” tegasnya.
Kegiatan reses ini turut dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro, H. Sukur Priyanto, anggota fraksi, pengurus DPC, PAC se-kabupaten Bojonegoro.
Sementara Sukur Prianto memberikan apresiasi atas pelaksanaan reses sebagai wujud tanggung jawab anggota legislatif kepada konstituennya.
Menurutnya, reses merupakan sarana penting untuk memperkuat komunikasi dan menyerap kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Selanjutnya, pada sesi penyampaian aspirasi, salah satu peserta reses, Novian, kader partai dari Desa Sukorejo, menyampaikan keluhan terkait kemacetan lalu lintas di Jalan Monginsidi, tepatnya setelah perlintasan rel kereta api.
Ia menjelaskan bahwa kemacetan tersebut hampir terjadi setiap pagi dan hingga kini belum ada solusi yang efektif.
“Setiap pagi kendaraan selalu macet di Jalan Monginsidi setelah rel kereta api. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan belum ada solusi nyata yang dirasakan masyarakat,” ungkap Novian.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sujono menyatakan akan menindaklanjuti persoalan kemacetan dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait, baik di tingkat DPRD maupun Pemkab Bojonegoro, guna mencari solusi yang tepat, terukur, dan berkelanjutan demi kenyamanan pengguna jalan.
Secara keseluruhan, kegiatan Reses I Tahun 2026 ini berlangsung dengan tertib, aman, dan dialogis. Selain menyerap aspirasi, reses juga menjadi ajang silaturahmi serta sarana evaluasi kebijakan yang telah berjalan.
Sujono berharap hasil reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Dapil I Kabupaten Bojonegoro.(*)
