KETIK, MALANG – Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang telah mencapai babak akhir. Pada Rabu, 28 Januari 2026 malam nanti, tepatnya pukul 19.00 WIB, Alun-alun Merdeka Kota Malang akan diresmikan langsung oleh Wali Kota Malang.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menjelaskan tim telah melakukan persiapan dan meninjau lokasi beberapa hari menjelang peresmian. Mulai dari penempatan tenda dan rangkaian acara pada malam nanti.
Raymond menjelaskan, peresmian Alun-alun Merdeka Kota Malang sengaja digelar pada malam hari karena ikon baru berupa air mancur dry fountain lebih indah dipandang saat malam.
Pasalnya, air mancur tersebut dilengkapi lampu warna-warni yang tidak hanya aman digunakan anak-anak untuk bermain, tetapi juga menarik dinikmati sejak sore hingga malam hari.
"Itu arahan Pak Wali Kota Malang. Salah satu alasannya mungkin karena untuk air mancur ini juga menampilkan lampu-lampu yang eksotik. Lampu-lampu yang lama juga diperbaiki lagi," ujar Raymond, Rabu, 28 Januari 2026.
Begitu pula dengan pengecatan di lampu-lampu yang sudah lama menghiasi kawasan alun-alun, telah diperbaiki dan dilakukan pengecatan ulang. Ia memastikan bahwa lampu-lampu taman dapat berfungsi dengan baik.
"Jadi lampu-lampu yang sudah terpasang ini tidak mengubah bentuk. Hanya diperbaiki lagi atau dicat ulang, yang karatan. Sebelum peresmian dites untuk hidup semua," katanya.
Ilustrasi Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel saat melakukan pengecekan Alun-alun Merdeka sebelum peresmian. (Foto: Lutfia/Ketik)
Raymond memastikan bahwa pengerjaan revitalisasi telah rampung. Tak hanya playground dan juga air mancur dry fountain, namun juga pembersihan tanaman serta perapian rumput.
Raymond juga turut merespon masukan dari masyarakat untuk melakukan perempesan dan perapian pohon-pohon di area Alun-alun Merdeka.
"Ada beberapa masukan dari masyarakat dan hasil penilaian dari bidang tata ruang, ruang terbuka hijau. Untuk pohon-pohon agar ada yang dirempes atau dipotong supaya rapi dan untuk keamanan masyarakat," lanjut Raymond.
Pada peresmian nanti, banner-banner yang mengelilingi Alun-alun Merdeka Kota Malang juga akan dilepas. Dengan demikian menandakan bahwa Alun-alun Merdeka sudah dapat dinikmati oleh masyarakat umum.
"Kami sangat berharap dengan dibukanya alun-alun, yang tentunya adalah salah satu tempat wisata alternatif yang murah, masyarakat datang menjaga kebersihan dan keamanan," terang Raymond.
Raymond meminta agar masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Ia mengimbau masyarakan tidak merokok di sembarang tempat, mengingat Alun-alun Merdeka merupakan kawasan ramah anak.
"Untuk yang merokok, silakan merokok di tempat-tempat duduk yang sudah disiapkan. Harapannya tidak merokok sambil berjalan. Ada lokasi-lokasi tempat duduk yang sudah disiapkan sampah maupun tempat rokoknya," tutup Raymond. (*)
