KETIK, SURABAYA – Pemkot Surabaya berkomitmen untuk mendidik dan membina anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan membangun tiga unit Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) baru pada tahun 2026.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan asrama ini dibangun yang berfokus pada anak-anak perempuan karena sebelumnya sudah terisi penuh.
"Nanti insyaallah kita akan menambah lagi tempat-tempat untuk asrama ini ada tiga tempat lagi. Karena ini (RIAS Wonorejo Timur) untuk laki-laki, belum ada yang perempuan. Perempuan lagi kita siapkan, tempatnya. Jadi nanti insyaallah, ada tempat khusus perempuan,” ujarnya ditulis pada Rabu 16 Juli 2025.
Mengenai fasilitas yang tersedia, Eri mengungkapkan agar tidak terlalu banyak anak dalam satu kamar.
"Kami tidak ingin kamarnya itu buat anak banyak. Jadi kamarnya itu tadi ada yang maksimal 12 anak, ada yang maksimal 18 anak dengan melihat luas kamarnya. Dan kita kasih AC sehingga mereka tidurnya juga nyaman,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 110 anak yang tinggal di RIAS Wonorejo Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 86 anak merupakan penghuni baru yang diterima tahun ini. Menariknya, pemkot juga telah mulai membuka akses untuk anak usia dini, khususnya siswa kelas 1 SD.
“Alhamdulillah hari ini kita menerima anak kelas 1 SD, 10 orang. Dulu tidak ada kelas 1 SD, tapi sekarang sudah ada yang dititipkan orang tuanya 10 anak, dan ini mungkin akan terus bertambah,” ungkapnya.
Meskipun pengelolaan RIAS berada di bawah Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri tetap menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan karakter anak-anak.
“Selagi masih bisa, orang tualah dengan kasih sayangnya yang bisa mengubah karakter anak. Tapi kami akan support bantuan terhadap pendidikannya, jangan sampai mereka tidak sekolah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi penerimaan anak ke RIAS dilakukan melalui verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga. Anak-anak yang benar-benar membutuhkan akan diprioritaskan untuk masuk ke dalam asrama.
“Kalau sudah benar-benar (orang tua) angkat tangan, tidak mampu, nanti setelah kita cek kita masukkan di asrama ini,” imbuhnya.
Terkait rencana pengembangan, Pemkot Surabaya telah menyiapkan beberapa titik lokasi strategis untuk pembangunan RIAS baru, khususnya untuk anak perempuan.
“Ada beberapa titik yang rencana kita bangun (RIAS) untuk perempuan. Kita masih menyiapkan, ada di sekitar Rungkut dan Wonorejo, nanti kita lihat yang mana yang pas,” katanya
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan rasa percaya diri dan kebanggaan di kalangan anak-anak penghuni RIAS, yang kelak diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan.
“Saya ingin mereka memiliki keyakinan, mereka memiliki percaya diri, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat, yang bisa mengubah nasib keluarganya,” ujarnya.
Wali Kota Eri pun berpesan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di RIAS agar tidak merasa cemas atau khawatir.
“Saya menyampaikan kepada orang tua yang anaknya dititipkan di sini, jangan pernah khawatir, karena anak njenengan (anda) adalah anakku. Insyaallah anak njenengan pulang, maka njenengan akan bangga,” pungkasnya. (*)
Bina Anak Kurang Mampu, Pemkot Surabaya Akan Bangun 3 Asrama Perempuan
16 Juli 2025 20:20 16 Jul 2025 20:20
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Rini Indriyani. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Rangkuman Berita:
Pemkot Surabaya akan membangun 3 Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) baru tahun 2026, fokus pada anak perempuan. RIAS sediakan fasilitas nyaman & menerima anak usia dini. Prioritas anak dari keluarga kurang mampu, dengan dukungan pendidikan agar jadi pemimpin masa depan.
Tags:
Pemkot Surabaya DPRD Surabaya RIAS Asrama Wonorejo Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya Eri Walikota SurabayaBaca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak WediBaca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target AwalBaca Juga:
Tok! Eri Cahyadi Umumkan ASN Pemkot Surabaya WFH Setiap JumatBaca Juga:
Surabaya Industrial and Labour Festival 2026 Dorong IKM Go Global, Transaksi Tembus USD 2,7 JutaBaca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem DigitalisasiBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
