KETIK, SIDOARJO – Proses seleksi calon-calon Komisaris dan Direksi PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo mendapatkan perhatian serius dari DPRD Sidoarjo. Komisaris dan direksi terpilih nanti harus mampu membuktikan hasil nyata dalam kinerjanya. Business plan bagus tidak cukup.
Sekretaris Komisi B (Bidang Keuangan dan Perekonomian) DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan menyatakan, pengisian jabatan komisaris dan direksi di PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha sangat penting saat ini. Sebab, semakin lengkap jajaran manajemennya, semakin bagus kinerja team work-nya.
Soal proses seleksi, anggota DPRD Sidoarjo yang karib disapa Gus Wawan itu menegaskan bahwa sudah ada aturan dan tahapan yang jelas. Proses seleksi wajib dilakukan secara profesional. Salah satu parameternya adalah latar belakang pendidikan calon.
”Harus diperhatikan kesesuaian latar belakang pendidikan calon-calon komisaris dan direksi itu,” tambah Gus Wawan yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Sidoarjo tersebut.
Legislator DPRD Sidoarjo dari PKB itu menekankan, siapa pun komisaris dan direksi yang terpilih, dia harus mendapatkan target kinerja yang terukur. Ukurannya bukan sekadar angka-angka atau indeks kinerja. Harus spesifik kepada hasil yang benar-benar nyata.
Kantor PT BPR Delta Artha Sidoarjo di Jalan A. Yani, Sidoarjo. Sahamnya 95 persen dimiliki Pemkab Sidoarjo. (Foto: website BPR Delta Artha)
Bagaimana mengukur hasil nyata itu? ”Keuntungan yang nyata sesuai dengan penyertaan modal Pemkab Sidoarjo,” tandas Gus Wawan yang anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo tersebut.
Anggota DPRD Sidoarjo asal Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, itu menjelaskan, kinerja komisaris dan direksi PT BPR Delta Artha, PT Aneka Usaha, maupun badan usaha milik daerah lainnya tidak cukup diukur dari (perencanaan dan proyeksi bisnis) business plan.
Yang jauh lebih penting ialah keuntungan yang riil bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo. Business plan bagus, penyertaan modal tambah, tapi ternyata keuntungan tidak nyata. Itu yang dicermati DPRD Sidoarjo.
”Jangan sampai keuntungan tipis dengan alasan berbagai variable,” tandasnya.
Mulai 11 April hingga 11 Mei 2026 sedang berlangsung seleksi
calon Anggota Komisaris dan Calon Anggota Direksi PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo. Pendaftaran resmi dibuka pada 13 hingga 17 April 2026.
Ada empat posisi yang akan diisi lewat seleksi. Calon Anggota Komisaris dan Calon Anggota Direksi PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo Tahun 2026. Masing-masing adalah calon Komisaris PT BPR Delta Artha Perseroda dari Unsur Pemerintah Daerah. Calon Komisaris Independen PT BPR Delta Artha Perseroda.
Selain itu, calon Direktur Operasional dan Bisnis PT BPR Delta Artha Perseroda. Satu-satunya posisi di PT Aneka Usaha Sidoarjo Perseroda adalah calon direktur. Saat ini, posisi direktur PT Aneka Usaha diduduki oleh pejabat sementara (Pjs). (*)
