KETIK, JAKARTA –
Pasar sepeda motor listrik Indonesia diramaikan merek dari China dan lokal. Untuk pabrikan Jepang, hanya Honda dan Kawasaki yang menawarkan motor listrik.
Sementara Yamaha, sampai saat ini belum kunjung menjual motor listriknya. Padahal ada E01 dan Neos yang beberapa kali mejeng di pameran otomotif.
Rifki Maulana, Manager Public Relation YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., mengatakan, saat ini Yamaha Indonesia masih wait & see, apalagi realita penjualannya masih tidak menentu.
"Sebagai perusahaan kan pasti namanya meluncurkan produk Pasti maunya bisa diterima di pasar, laku, jualannya bagus. Cuma kalau kondisi sekarang, Yamaha Indonesia masih sangat hati-hati," kata Rifki di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Hati-hati di sini maksudnya tidak mau sekadar jualan motor saja. Tapi benar-benar diperhatikan kebutuhan, supaya menawarkan produk yang pas untuk konsumen Indonesia.
"Bukan berarti kita tidak punya produknya. Di luar ada Neos, Aerox electric juga kemarin baru launching di India. Bahkan kita sudah proof of concept E01 di Indonesia, proyeknya Yamaha Motor Corporation (YMC)," kata Rifki dilansir Suara.com jejaring nasional Ketik.com.
Proof of concept motor listrik Yamaha yang bentuknya seperti NMAX tersebut sudah dikumpulkan. Cuma penentuan motor tersebut akan meluncur atau tidak, kembali lagi ke YMC.
"Itu kehati-hatian kita, didukung juga sama YMC untuk masuk pasar motor listrik. Bagaimana, perlu kah, apa tidak perlu (jual motor listrik), seperti itu," kata Rifki. (*)
