KETIK, MALANG – Kunjungan wisatawan ke Kota Malang hingga November 2025 telah tembus hingga 2.671.625 orang. Dari jumlah tersebut, 72.877 di antaranya merupakan wisatawan mancanegara (wisman).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan wisman mulai berdatangan sejak Juli 2025.
"Tren peningkatan wisman mulai bulan Juli 2025. Setiap tahun semakin meningkat," ujarnya, Sabtu, 29 November 2025.
Sedangkan untuk wisatawan nusantara hingga November 2025 mencapai 2.598.748 orang.
Baihaqi menjelaskan, saat ini jumlah wisatawan secara keseluruhan telah memenuhi 80,05 persen target kunjungan wisata ke Kota Malang di tahun 2025.
"Biasanya wisatawan makin banyak mulai pertengahan bulan Desember ada liburan, berpengaruh ke tingkat kunjungan. Mulai ada kenaikan," lanjutnya.
Pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Baihaqi meyakini target kunjungan wisata dapat terpenuhi. Terlebih kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang telah berjalan normal menyebabkan tingginya okupansi hotel.
"Prediksi kami, mudah-mudahan sampai akhir tahun ada peningkatan jumlah wisatawan. Ditandai hunian di hotel yang bagian dari indikator kenaikan wisatawan. Banyak juga MICE dari provinsi, kementerian dilakukan di Kota Malang," jelasnya.
Terlebih dengan tersedianya titik pemberhentian bis TransJatim Koridor I Malang Raya di beberapa spot wisata, digadang dapat menambah daya tarik wisatawan ke Kota Malang.
"Titik pemberhentian TransJatim di tempat wisata juga berpengaruh karena itu bagian dari layanan transportasi. Tentu menjadi daya tarik," tutupnya.
