Wajah Baru Alun-alun Merdeka Kota Malang Resmi Dibuka, Ketua PHRI: Siap Dongkrak Kunjungan Wisatawan

30 Januari 2026 11:00 30 Jan 2026 11:00

Thumbnail Wajah Baru Alun-alun Merdeka Kota Malang Resmi Dibuka, Ketua PHRI: Siap Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Agoes Basoeki selaku Ketua PHRI Kota Malang menyambut baik revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ketua PHRI Kota Malang menyambut baik peresmian Alun-alun Merdeka yang kini hadir dengan tampilan dan suasana baru, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung.

Ia menegaskan, ke depan kawasan tersebut harus terus dirawat secara berkelanjutan oleh dinas terkait bersama masyarakat.

Alun-alun Kota Malang yang resmi dibuka kembali usai revitalisasi pada Rabu, 28 Januari 2026, membawa perubahan dan kemajuan positif bagi sektor pariwisata.

Perbaikan berbagai fasilitas membuat kawasan ini kembali hidup, ditandai dengan tawa anak-anak yang bermain di area air mancur.

Menyikapi hal tersebut, Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, menyambut baik peresmian Alun-alun Merdeka yang dinilainya menjadi bagian dari penguatan sarana pariwisata, seperti halnya Kampung Heritage Kayutangan.

"Dari sektor wisata bagus, kami menyambut baik karena itu rangkaian dari sarana pariwisata yang di arah Kayutangan, Alun-alun Kota Malang, itu memang tempat wisata yang harus dilestarikan," ucapnya.

Ia juga menyampaikan, jika hotel jadi berkolaborasi dengan tukang becak listrik, semua hotel di Kota Malang akan menawarkan paket keliling Kota Malang melewati Alun-alun Merdeka, Splindid, dan destinasi lainnya.

"Suatu saat kalau kita jadi kolaborasi dengan becak listrik bisa kita arahkan ke sana sampai muter sampai dengan Splindid sampai balai kota, Ramayana," tutur Agoes Basoeki.

Tak hanya itu, sebagai akomodasi perhotelan, PHRI juga menyampaikan bahwa akan selalu memberikan informasi kepada pengunjung terkait wajah baru Alun-alun Kota Malang. Sehingga, tamu-tamu hotel juga bisa berkunjung ke destinasi wisata tersebut.

"Hotel akan selalu memberitahukan kepada pengunjung bahwa alun-alun juga menjadi destinasi wisata Kota Malang," ujar Ketua PHRI Kota Malang tersebut.

Dengan adanya revitalisasi ini, Agoes Basoeki juga berharap jika semua pihak yang berada di kawasan Alun-alun Kota Malang bisa bersama-sama merawat, mulai dari dinas-dinas terkait dan tentunya semua masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata ini.

"Cuma memang perlu saling merawat bersama, kalau tidak akan kotor, atau rawan pelanggaran di situ, seperti pedagang kaki lima sama parkir itu memang harus ditata rapih," ungkap Agoes Basoeki.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar pedagang kaki lima tetap dipantau untuk tidak masuk ke area dalam Alun-alun Kota Malang. Sehingga, objek kebanggaan Kota Malang ini tetap terjaga rapi.

"Semua fasilitas harus terawat rapi, kalau gak salah ada dinas pemangkunya untuk merawat itu, Dishub, DLH, Satpol-PP, Dinas Pariwisata itu harus kolaborasi bagaimana mengamankan dan menertibkan objek-objek yang menjadi kebanggaan Kota Malang. Mereka harus kolaborasi agar bisa lestari," pesan salah satu Manager The Shalimar Boutique Hotel Malang itu.

Dengan wajah baru Alun-alun Kota Malang, Agoes Basoeki berharap kawasan tersebut bisa viral dan berdampak positif pada tingkat kunjungan wisatawan, sehingga hotel-hotel turut merasakan peningkatan hunian.

"Harapan kami itu kita viralkan sehingga bisa membantu kunjungan, supaya mereka berkunjung di Malang dan menginap di hotel," ucap Agoes Basoeki penuh harapan.

Selain itu, Agoes Basoeki berharap setelah diresmikannya wajah baru Alun-alun Kota Malang, taman-taman yang menjadi aset wisata Kota Malang juga dapat kembali dirawat dengan baik.

"Taman-taman di Malang juga harus ditata itu juga menjadi daya tarik Kota Malang, Kota Malang dulu terkenal dengan taman-taman," pesan Agoes Basoeki. (*)

Tombol Google News

Tags:

PHRI Kota Malang Alun-Alun Kota Malang Kota Malang agoes basoeki