Super Flu Terdeteksi di Indonesia, Dinkes Kota Batu Imbau Warga Perketat PHBS dan Prokes

2 Januari 2026 17:41 2 Jan 2026 17:41

Thumbnail Super Flu Terdeteksi di Indonesia, Dinkes Kota Batu Imbau Warga Perketat PHBS dan Prokes
Waspadai super flu, dr. Yuni Astuti, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik)

KETIK, BATU – Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi masuknya Varian Influenza A (H3N2) subclade K atau super flu ke Indonesia. Hingga 25 Desember 2025, tercatat 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi,  mayoritas penderita berasal dari kelompok perempuan dan anak-anak.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menyatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayahnya. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta disiplin protokol kesehatan.

Sekretaris Dinkes Kota Batu, dr. Yuni Astuti, menegaskan pencegahan dini menjadi langkah utama untuk memutus potensi penularan penyakit tersebut, terlebih di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi.

“Walaupun belum ada laporan kasus di Kota Batu, kami mengimbau masyarakat tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari,” ujar dr. Yuni Astuti, Jumat, 2 Januari 2026.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan dapat dilakukan dengan kebiasaan sederhana, seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menggunakan masker saat berada di keramaian, serta menerapkan etika batuk dan bersin.

”Jika sedang sakit, sebaiknya menggunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain. Selain itu, jaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menambah vitamin bila diperlukan, dan memastikan waktu istirahat yang cukup,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, super flu memiliki gejala yang secara umum mirip dengan influenza A musiman. Namun, keluhan yang dirasakan cenderung lebih berat dan muncul secara mendadak.

Gejala yang paling sering dilaporkan meliputi demam tinggi yang berlangsung lama, menggigil, nyeri otot dan pegal di seluruh tubuh, sakit kepala hebat, kelelahan ekstrem hingga sulit beraktivitas, hidung tersumbat atau pilek berat, serta batuk disertai nyeri tenggorokan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Dinkes Kota Batu Super Flu Kota Batu Flu Influenza Yuni Astuti