KETIK, LEBAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak menyerahkan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2025 kepada sejumlah sekolah yang dinilai berhasil menerapkan budaya peduli dan berwawasan lingkungan.
Kegiatan penyerahan piagam tersebut berlangsung di Kantor DLH Kabupaten Lebak, Selasa, 6 Januari 2026 kemarin.
Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (P2KL) DLH Kabupaten Lebak, Erik Kusuma, mengatakan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan bagian dari Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang bertujuan menanamkan kesadaran serta tanggung jawab lingkungan kepada seluruh warga sekolah.
“Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini diberikan kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam upaya perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup di lingkungan sekolah,” ujar Erik Kusuma saat dihubungi Ketik.com, Rabu 7 Januari 2026.
Pada Tahun 2025, terdapat empat sekolah yang menerima Piagam Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Lebak yaitu SMPN 1 Leuwidamar, SDN 1 Leuwidamar, SDN 1 Cilograng, dan MTsN 3 Lebak.
Erik menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan berbagai aspek, antara lain kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif warga sekolah, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif kepala sekolah, guru, peserta didik, serta seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi sekolah penerima untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup, sekaligus menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Lebak.
“Melalui Program Adiwiyata, kami berharap dapat mencetak generasi yang peduli lingkungan dan memiliki karakter cinta alam sejak dini,” pungkasnya. (*)
