KETIK, MALANG – Pelaksanaan Masa Angkutan Lebaran 2026 telah memasuki hari keenam sejak dimulai pada 11 Maret lalu. Dalam periode tersebut, Stasiun Malang mengukuhkan posisinya sebagai stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi ketiga di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, setelah Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi.
Berdasarkan data operasional hingga Senin, 16 Maret 2026, Stasiun Malang tercatat telah melayani sebanyak 25.135 penumpang yang berangkat menuju berbagai destinasi.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa tren positif ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Malang Raya selama musim mudik.
"Kereta api tetap menjadi transportasi umum pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik Lebaran. Antusiasme yang tinggi ini tercermin dari tingginya angka keberangkatan dari Stasiun Malang," jelasnya, Senin, 16 Maret 2026.
Secara akumulatif, berbagai stasiun yang ada di wilayah Malang Raya telah melayani 27.844 penumpang berangkat selama enam hari masa Angkutan Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, Stasiun Malang mencatatkan angka tertinggi dengan 25.135 penumpang.
Kemudian, disusul Stasiun Malang Kota Lama 1.119 penumpang, Stasiun Kepanjen sebanyak 1.096 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total melayani 494 penumpang.
Selain itu dari data sementara pada Senin, 16 Maret pukul 10.00 WIB, tercatat sudah ada 7.877 penumpang dari seluruh stasiun di Malang Raya. Dengan rincian, terdiri dari 4.189 penumpang berangkat dan 3.688 penumpang datang.
"Angka tersebut masih berpotensi meningkat, seiring dengan keberangkatan dan kedatangan kereta hingga malam hari," tambahnya.
Di sisi lain, penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya hingga Senin, 16 Maret ini telah mencapai 69.817 tiket atau sekitar 51 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk. Diketahui, data tersebut merupakan akumulasi pemesanan pada periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026.
"Dari data penjualan tiket tersebut, Stasiun Malang kembali menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi dengan 58.539 tiket, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 5.120 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 3.979 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.179 tiket," ungkapnya.
Dengan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang aman, nyaman dan tepat waktu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan, untuk segera membeli tiket. Selain itu, juga bisa memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) untuk mendapatkan pilihan perjalanan yang fleksibel," pungkasnya. (*)
