Sempat Unggul, Sumsel United Kalah Dramatis 2-3 dari Adhyaksa FC

29 Maret 2026 04:00 29 Mar 2026 04:00

Thumbnail Sempat Unggul, Sumsel United Kalah Dramatis 2-3 dari Adhyaksa FC

Selebrasi penuh semangat, Sumsel United sempat menunjukkan tajinya lewat gol indah yang membakar motivasi tim di lapangan, Sabtu 26 Maret 2026. (Foto: Sumsel United Official)

KETIK, PALEMBANG – Drama lima gol tersaji di Banten International Stadium, Sabtu 28 Maret 2026, saat Sumsel United harus mengakui ketangguhan tuan rumah Adhyaksa FC Banten dengan skor tipis 2-3 dalam lanjutan pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26.

Laga ini sejatinya sempat berada dalam genggaman Laskar Juaro. Meski tertinggal lebih dulu lewat gol Adilson Silva di menit ke-27, Sumsel United mampu bangkit menjelang turun minum.

Juninho Cabral tampil sebagai pembeda dengan dua gol cepat di menit 42’ dan 45’, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk tim tamu.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.

Baru satu menit babak kedua berjalan, Adilson Silva kembali menghukum lini belakang Sumsel United lewat gol penyeimbang di menit 46’. 

Momentum pun sepenuhnya berbalik ke kubu tuan rumah. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil saat Fergonzi mencetak gol penentu di menit ke-60, memastikan kemenangan 3-2 bagi Adhyaksa FC.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Sumsel United, bukan hanya karena kehilangan poin, tetapi juga karena terjadi setelah sempat unggul. Hasil tersebut membuat mereka tetap tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat dengan 37 poin dari 22 laga. Sementara Adhyaksa FC semakin kokoh di puncak dengan 43 poin.

Pelatih kepala Sumsel United, Nilmaizar, tak menutupi kekecewaannya. Ia menilai timnya sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan, bahkan unggul secara momentum di babak pertama.

“Secara permainan kita tidak kalah. Tapi ada kesalahan individu yang berulang dan dimanfaatkan lawan. Gol kedua dan ketiga itu murni karena individual error,” ujarnya dengan nada tegas.

Meski demikian, eks pelatih Timnas Indonesia itu tetap memberi apresiasi terhadap performa anak asuhnya dari sisi taktikal.

“Ini jadi pelajaran penting. Kita masih punya lima pertandingan sisa. Peluang ke Super League masih ada, tapi dengan catatan kita harus memperbaiki kesalahan-kesalahan mendasar ini,” tambahnya.

Hal senada disampaikan winger Sumsel United, Tommy Darmawan. Ia mengakui kekalahan timnya tak lepas dari buruknya komunikasi di lapangan.

“Ada miss communication yang berujung fatal. Ke depan, kami harus lebih solid di semua lini,” katanya.(*) 

Tombol Google News

Tags:

Sumsel United pegadaian championship sepak bola Adhyaksa FC Banten