KETIK, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akan segera memperbaiki tutup drainase trotoar Jalan Besar Ijen yang mengalami jebol.
Diketahui, tutup drainase itu jebol pada Minggu, 29 Maret 2026 pagi dan membuat seorang pejalan kaki terperosok hingga nyaris jatuh ke dalam. Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh sesama pejalan kaki lainnya.
Dari pantauan Ketik.com di lokasi pada Senin, 30 Maret 2026, tutup drainase yang jebol itu terbuat dari besi dan berbentuk lingkaran. Terlihat, ada lubang cukup besar berada di bagian tengahnya.
Untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi kejadian pejalan kaki terperosok, tutup drainase yang jebol itu dipasangi bambu. Sedangkan di sekelilingnya, terpasang garis pengaman dari plastik berwarna kuning hitam.
Kabid Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang, Kristiyan Bagus Muryanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, telah dipasangi rambu pengaman di tutup drainase yang jebol tersebut.
"Untuk sementara, sudah dipasang rambu pengaman. Sambil menunggu dipesankan tutup yang baru yang lebih kuat," jelasnya saat dikonfirmasi oleh Ketik.com, Senin, 30 Maret 2026.
Dirinya mengungkapkan, korosi menjadi penyebab jebolnya tutup drainase tersebut. Di samping itu, tutup drainase itu sudah cukup lama terpasang yaitu sejak tahun 2017 lalu.
"Sudah terkena korosi, karena sudah terpasang sejak tahun 2017. Sesuai dengan tulisan yang ada di tutup drainase," terangnya.
Kristiyan juga menambahkan, bahwa tutup drainase sekaligus trotoar Jalan Besar Ijen tersebut merupakan pembenahan hasil dari CSR salah satu bank. Namun hingga kini, belum diserahkan ke pihak Pemkot Malang.
"Tutup drainase dan trotoar Jalan Besar Ijen merupakan CSR dari salah satu bank. Namun, belum diserahkan ke Pemkot Malang," pungkasnya. (*)
