Sarat Muatan Lokal, Bupati Bandung Dorong Pencak Silat Jadi Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah

8 Februari 2026 15:06 8 Feb 2026 15:06

Thumbnail Sarat Muatan Lokal, Bupati Bandung Dorong Pencak Silat Jadi Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah

Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Konferda DPD PPSI Kab Bandung, di Aula Kodim 0624, Minggu (8/2/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan pencak silat bukan sekadar olahraga, tapi juga merupakan warisan budaya.

Hal itu disampaikannya saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Aula Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Minggu (8/2/2026).

Menurut bupati, PPSI merupakan salah satu ikon seni budaya yang harus terus dikembangkan di Kabupaten Bandung.

"Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan harus dilestarikan,” ujar Kang DS.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan seni budaya pencak silat sejalan dengan visi Kabupaten Bandung, yaitu mewujudkan Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

"Saya mendorong agar pencak silat terus dikembangkan sebagai bagian dari muatan lokal serta kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah di Kabupaten Bandung," kata Kang DS.

Bupati Bandung menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta jajaran pengurus DPD PPSI Kabupaten Bandung periode sebelumnya yang telah berkontribusi dalam mengembangkan seni budaya pencak silat di Kabupaten Bandung.

Kang DS turut mengucapkan terima kasih kepada PPSI Jawa Barat yang selama ini telah membina PPSI Kabupaten Bandung dalam pengembangan seni budaya pencak silat.

Ia berharap Konferda PPSI dapat menghasilkan keputusan strategis yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan seni olahraga pencak silat.

Selain itu, Kang DS meminta agar setelah terbentuk kepengurusan baru, PPSI Kabupaten Bandung segera melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kebudayaan guna mendukung keberlangsungan pembinaan seni budaya pencak silat.

“Kami juga berharap lingkung seni budaya pencak silat yang belum memiliki legalitas dapat difasilitasi agar memiliki legalitas resmi sehingga dapat berkembang secara optimal,” katanya.

Kang DS menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih dalam kepengurusan PPSI Kabupaten Bandung diharapkan mampu membangun kolaborasi dan menjaga soliditas organisasi demi kemajuan seni budaya pencak silat di Kabupaten Bandung.

Mengakhiri sambutannya, Kang DS secara resmi membuka Konferda PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031.(*)

Tombol Google News

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds Silat pencak silat budaya Muatan lokal