KETIK, BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro menggelar Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan Musyawarah Keamatan (Muscam) sebagai momentum memperkuat konsolidasi dan menyatukan visi kader pada Rabu, 18 Maret 2026.
Ketua DPD Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto menyampaikan bahwa rangkaian musyawarah di tingkat kecamatan tersebut telah hampir seluruhnya terlaksana.
Di DPRD Bojonegoro, Golkar saat ini memiliki lima kursi dan Ahmad Supriyanto optimistis pada periode berikutnya bisa bertambah seiring kuat dan solidnya kader beringin hingga tingkat akar rumput.
"Apabila Pemilu dilaksanakan saat ini, berdasarkan hasil survei internal, kami optimistis Golkar Bojonegoro dapat menambah tiga kursi lagi sehingga total delapan kursi. Ini bukan sekadar pernyataan, tetapi berdasarkan perhitungan dan keyakinan matang,” ujarnya.
Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang dinilai masih perlu penguatan. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh jajaran pengurus partai.
“Sejatinya Bojonegoro adalah basis Golkar. Tahun 2029 kami rebut kembali kemenangan dan kursi pimpinan dewan. Dengan kekuatan penuh seluruh struktur partai, kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa memiliki semangat sama dalam memenangkan Partai Golkar.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Supriyanto juga menyampaikan bahwa dari total kecamatan di Bojonegoro, masih terdapat tiga kecamatan yang belum melaksanakan musyawarah, yakni Kecamatan Gayam, Trucuk dan Sekar.
Ketiganya saat ini masih dipimpin ketua berstatus Pelaksana Tugas (Plt) karena tingginya antusiasme kader yang ingin berpartisipasi dalam kepemimpinan.
Sementara itu, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya pimpinan organisasi keagamaan, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, anggota Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro, Anggota DPR RI serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan seperti HMI, PMII, GMNI hingga IMM.
Selain sebagai ajang konsolidasi internal, Safari Ramadan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Partai Golkar dan berbagai elemen masyarakat Bojonegoro.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berkomitmen terus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah sebagai langkah strategis dalam memenangkan kontestasi politik di masa mendatang.
Anggota Fraksi Golkar DPR RI Eko Wahyudi saat menyampaikan paparan di hadapan kader partai pada Safari Ramadan di Bojonegoro, Rabu, 18 Maret 2026. (Foto: Sukiman/ketik.com)
Di tempat sama, Anggota Fraksi Golkar DPR RI Eko Wahyudi mengapresiasi kinerja dan semangat pengurus Golkar Bojonegoro dalam menjalankan roda organisasi.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan Ahmad Supriyanto memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga marwah partai dengan prinsip “mendem jero, mikul duwur”, yakni menyimpan hal yang kurang baik dan mengedepankan hal-hal positif demi kemajuan bersama.
“Semua harus mendukung dan mendoakan agar kepemimpinan ini diberikan kesehatan, kekuatan serta kesadaran penuh dalam menjalankan tanggung jawab sebagai generasi baru partai,” tuturnya.
Anggota Komisi IV DPR RI itu juga mengapresiasi capaian pelaksanaan musyawarah tingkat kecamatan yang hampir selesai. Dari total 28 kecamatan di Bojonegoro, sebanyak 25 kecamatan telah menuntaskan proses tersebut.
“Ini merupakan effort luar biasa dari kepengurusan baru. Ini langkah awal dalam membangun organisasi yang lebih solid,” katanya. (*)
