KETIK, CILEGON – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lingkungan Pasir Angin, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mangkrak.
Berdasarkan pantauan di lapangan dan informasi warga,Kamis, 2 April 2026, pekerjaan pengeboran sistem penyediaan air minum sudah dilakukan pada dua bulan lalu. Namun sayangnya, sampai sekarang belum juga selesai.
Berdasarkan keterangan pada papan informasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Tunas Harapan Limace. Proyek tersebut dibiayai APBD sebesar Rp171.300.000.
Akan tetapi dari informasi papan proyek tersebut ada hal yang cukup mengejutkan. Yaitu seharusnya proyek tersebut harus sudah dilakukan pada tahun 2025 lalu.
Papan informasi proyek. (Foto: Umam/ketik.com)
Mangkraknya proyek tersebut membuat warga pun bertanya-tanya. Ini dikarenakan sampai saat ini, bukan cuma airnya yang belum keluar. Tapi pipa paralon yang seharusnya digunakan dan dimasukan ke dalam lubang yang sudah ditentukan untuk menyedot air, juga masih berantakan dan belum dipasang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiyatna saat dikonfirmasi melalui pesang singkat enggan menjawab pertanyaan Ketik.com. Dia malah meminta Ketik.com bertanya kepada anak buanya yaitu Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Cilegon Edi Hilfiandi.
"Langsung saja konfirmasi ke kabidnya. Saya sedang dengan Pak Wali Kota," jawab Dendi singkat.
Namun, ketika Kabid SDA Edi Hilfiandi dihubungi melalui pesan singkat. Edi belum merespons.(*)
