KETIK, TRENGGALEK – Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek mengambil langkah kongkrit dalam mengimplementasikan gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Toni Widianto.
Toni, sapaan dia, menjelaskan, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menyerahkan pengelolaan kebersihan destinasi wisata kepada masing-masing pengelola. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan imbauan agar pengelola rutin membersihkan sampah di area destinasi wisata.
"Jadi pembersihan sampah tersebut dilakukan dengan cara kerja bakti yang tidak hanya dilakukan oleh pengelola, namun juga pelaku-pelaku UMKM setempat," ucapnya, Senin, 16 Maret 2026.
Toni menuturkan, setiap hari Jumat mereka melakukan survey atau kerja bakti melakukan pembersihan di Pantai Pasir Putih, Pantai Mutiara dan Pantai Prigi.
Selain itu, mekanisme pengangkutan sampah dari TPS ke TPA akan diatur agar berjalan lebih tertib. Penyediaan tempat sampah juga dipastikan memadai.
"Ke depan kami berharap bisa melibatkan pihak-pihak lain seperi Bank Sampah untuk mengurangi timbunan sampah di warung-warung, kios dan tempat lainnya. Sehingga pembersihan sampahnya berjalan optimal," tandasnya.
Ia menyebut, sisa-sisa jelantah dari para pelaku usaha bisa disalurkan dengan baik agar bisa mengurangi potensi pencemaran lingkungan. "Intinya, kita ingin program Indonesia ASRI bisa terwujud secara maksimal," ungkapnya.
Terkait sarana dan prasarana pendukung, ia menegaskan, Disparbud sudah menyalurkan puluhan bak sampah di beberapa destinasi wisata, karena ada sebagian yang sudah rusak.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup terkait pengambilan sampah menggunakan armada yang dimiliki," tuturnya.
Hal ini dimaksudkan agar pembuangan sampah tidak terlambat dan mengakibatkan terjadinya penimbunan.
"Untuk mendukung program Indonesia ASRI dilakukan edukasi melalui pesan suara dan dalam bentuk himbauan. Termasuk memperbaiki papan himbauan yang telah rusak," tutupnya.
Seperti diketahui, Program Gerakan Indonesia ASRI adalah inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dilaunching pada Februari 2026.
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pariwisata melalui aksi kebersihan rutin (korve) di kawasan wisata, permukiman, dan sungai. Sedangkan target dari program ini adalah penanganan sampah nasional (*)
