Pembatasan Media Sosial Anak, Disdik Kota Batu Ajak Awasi Penggunaan Gadget

4 April 2026 15:00 4 Apr 2026 15:00

Thumbnail Pembatasan Media Sosial Anak, Disdik Kota Batu Ajak Awasi Penggunaan Gadget

Alfi Nurhidayat, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Seiring diberlakukannya aturan pembatasan media sosial bagi anak, Dinas Pendidikan Kota Batu mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gadget. Guru dan orang tua diminta berperan aktif agar anak tetap memanfaatkan teknologi secara sehat dan produktif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengimbau para tenaga pendidik dan wali murid untuk lebih aktif mengontrol penggunaan gadget pada anak. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia.

Alfi menegaskan, pembatasan bukan berarti melarang penggunaan gadget secara total, melainkan mengatur agar pemanfaatannya tetap bijak dan seimbang.

“Kami tidak melarang penggunaan gadget, tetapi melakukan pembatasan. Semua harus digunakan secara bijak dan seimbang, sehingga siswa tetap dapat memanfaatkan teknologi untuk belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Menurutnya, pembatasan penggunaan gadget penting untuk meningkatkan fokus belajar siswa. Penggunaan yang berlebihan dinilai dapat mengganggu konsentrasi dan menurunkan kualitas pembelajaran.

“Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu fokus belajar siswa, bahkan berpotensi menimbulkan kecanduan,” katanya.

Selain berdampak pada aspek akademik, penggunaan gadget yang tidak terkontrol juga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental anak. Risiko seperti kelelahan mata, gangguan penglihatan, hingga masalah kesehatan lainnya menjadi perhatian serius.

Di sisi lain, pembatasan gadget juga dinilai dapat meminimalkan potensi anak terpapar maupun terlibat dalam praktik cyberbullying. Tak hanya itu, pembatasan juga mendorong anak untuk lebih aktif berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar.

“Interaksi sosial sangat penting bagi perkembangan emosional dan sosial anak. Dengan pembatasan gadget, anak dapat lebih banyak berinteraksi dengan teman dan keluarga,” jelasnya.

Alfi menambahkan, perkembangan teknologi tidak bisa dihindari, sehingga yang perlu dilakukan adalah mengelolanya secara bijak agar memberikan manfaat maksimal.

“Kita sadar bahwa teknologi tidak bisa kita lawan atau bendung. Yang bisa kita lakukan adalah memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Tombol Google News

Tags:

Pembatasan Gadget Anak Dinas Pendidikan Kota Batu Kota Batu