Pembangunan Sekolah Rakyat di Panggarangan Mulai Tahap Pematangan Lahan, Ditargetkan Rampung Juni 2026

8 Januari 2026 18:20 8 Jan 2026 18:20

Thumbnail Pembangunan Sekolah Rakyat di Panggarangan Mulai Tahap Pematangan Lahan, Ditargetkan Rampung Juni 2026

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)

KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak mulai merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Kampung Cimampang, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan.

Saat ini, progres pembangunan telah memasuki tahap awal berupa pengangkutan alat berat ke lokasi serta pekerjaan pematangan lahan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, mengatakan bahwa pematangan lahan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kontur tanah di lokasi pembangunan.

Seluruh tahapan pekerjaan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pekerjaan pematangan lahan tidak dilakukan dengan cara pemotongan atau penurunan tanah secara ekstrem karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, konsep bangunan Sekolah Rakyat nantinya akan dibuat berundak dan disesuaikan dengan kontur tanah yang ada,” ujar Lela Gifty Cleria saat diwawancarai Ketik.com, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia menjelaskan, proses pengangkutan alat berat ke lokasi pembangunan sempat mengalami kendala. Hal tersebut disebabkan adanya pembatasan mobilitas kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sehingga alat berat tidak dapat melintas sesuai jadwal awal.

“Namun hingga pekan lalu, proses pengangkutan alat berat tetap berjalan. Saat ini diperkirakan sudah mulai memasuki tahap pemadatan tanah,” jelasnya.

Selain pekerjaan fisik di lapangan, Dinas Sosial Kabupaten Lebak juga tengah mengusulkan penyambungan jaringan listrik sebagai sarana pendukung agar proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar dan sesuai target.

Menurut Lela, Sekolah Rakyat dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan fasilitas permanen yang lengkap dan representatif. Pembangunan kawasan pendidikan ini mencakup ruang kelas untuk berbagai jenjang pendidikan, yakni Sekolah Dasar (SD) dua lantai, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dua lantai, serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dua lantai.

“Selain ruang kelas, akan dibangun pula laboratorium, perpustakaan, asrama putra dan putri untuk masing-masing jenjang, rumah ibadah, gedung serbaguna, kantin, hingga fasilitas klinik,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada sarana pendidikan formal, Sekolah Rakyat juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang dan olahraga.

Fasilitas tersebut meliputi tiga lapangan bulu tangkis, satu lapangan basket, satu lapangan mini soccer, jogging track, kolam renang, green house, botanical garden, serta pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Untuk fasilitas olahraga, baik indoor maupun outdoor, dirancang sesuai standar yang berlaku dan diarahkan agar memenuhi standar internasional,” kata Lela.

Ia menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat di Panggarangan ini ditargetkan dapat diselesaikan pada Juni 2026. Dengan demikian, kawasan pendidikan tersebut diharapkan sudah bisa mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada Juli 2026.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat ini, diharapkan anak-anak memiliki wadah pendidikan yang representatif, terintegrasi, dan mampu menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Sekolah Rakyat progres pemadatan lahan Panggarangan Dinas Sosial Kabupaten Lebak Lela Gifty Cleria ketik.com