KETIK, BOJONEGORO – Pelaksanaan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di wilayah hukum Polres Bojonegoro berlangsung aman dan kondusif. Situasi tersebut tercapai melalui Operasi Lilin Semeru 2025 yang digelar untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur akhir tahun.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas yang tetap terjaga tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Ia menilai kolaborasi Forkopimda Bojonegoro, para pemangku kepentingan, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting keberhasilan pengamanan.
Menurut Afrian , pengamanan selama rangkaian Natal dan Tahun Baru merupakan hasil dari koordinasi lintas sektor yang dilakukan secara berkesinambungan. Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pengamanan di lapangan, dijalankan secara terstruktur dan terukur.
Afrian menegaskan kesiapsiagaan personel serta komunikasi yang solid antarinstansi menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Dengan koordinasi yang baik, setiap dinamika situasi dapat direspons secara cepat dan tepat.
“Keamanan tidak datang dengan sendirinya, tetapi dibangun melalui kesiapan, koordinasi, serta kepedulian bersama terhadap lingkungan,” ujar AKBP Afrian saat dikonfirmasi awak media, Senin malam, 5 Januari 2025.
Selama Operasi Lilin Semeru 2025 berlangsung, kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bojonegoro terpantau aman dan terkendali.
Tidak terdapat gangguan menonjol, termasuk saat puncak perayaan Natal yang digelar di Gedung Tri Dharma pada Senin,5 Januari 2026 yang berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Afrian menegaskan bahwa situasi kondusif tersebut akan terus dijaga sebagai bentuk komitmen Polres Bojonegoro dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, baik pada momen perayaan besar maupun dalam aktivitas sehari-hari.
Menutup keterangannya, Afrian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan serta menerapkan sikap saling peduli.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan layanan call center 110 apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. (*)
