KETIK, PALEMBANG – Misteri hilangnya Christina (80), seorang pensiunan guru asal Kota Palembang yang menjadi korban pencurian dan pembunuhan, akhirnya terungkap. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kabupaten Banyuasin, Selasa, 27 Januari 2026.
Jasad korban ditemukan di area perkebunan sawit, Jalan Pelabuhan PT SSA, Dusun 1 Sari Mulo, Desa Suka Tani, Kecamatan Tanjung Lago. Sebelumnya, Christina dilaporkan hilang dari kediamannya di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi jenazah sudah membusuk dengan sebagian tulang yang mulai terlihat. Titik penemuan berada sekitar 400 meter dari Jalan Tanjung Api-api.
Kepala Dusun setempat, Wariyanto (35), mengaku ia dan warga tidak menyadari keberadaan jenazah tersebut selama beberapa hari terakhir.
“Memang sebelumnya ada informasi dari grup desa yang disampaikan pihak Polsek, jika warga mencium bau menyengat di sekitar desa diminta segera melapor. Informasi itu sudah kami teruskan ke warga, namun tidak ada yang mencium bau apa pun,” ujar Wariyanto.
Ia menambahkan bahwa jalan di sekitar lokasi penemuan jasad merupakan jalur yang cukup ramai dilalui warga setiap hari.
“Jalan ini selalu dilewati warga, baik yang hendak ke pasar maupun ke kota. Bahkan pada hari Sabtu lalu, ada warga yang memanen padi di dekat area ini, tapi tidak menemukan apa-apa,” tambahnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, membenarkan penemuan jasad tersebut. Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Sumsel untuk mendalami kasus ini.
“Benar, anggota Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel telah menemukan keberadaan korban. Saat ini masih dalam tahap koordinasi dan akan segera dirilis secara resmi,” ujarnya singkat.
Terkini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan penyelidikan. (*)
