Lonjakan Wisatawan Asing di Kereta Api, KAI Daop 8 Catat 3.508 Penumpang

31 Maret 2026 15:38 31 Mar 2026 15:38

Thumbnail Lonjakan Wisatawan Asing di Kereta Api, KAI Daop 8 Catat 3.508 Penumpang

Petugas sedang mengarahkan wisatawan asing terkait tiket di stasiun di Surabaya. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 3.508 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 11-30 Maret 2026. 

Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan turis asing terhadap kereta api sebagai moda transportasi untuk menjelajahi destinasi di Jawa Timur.

Pergerakan wisatawan asing terpusat di tiga stasiun utama, yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 1.539 penumpang, disusul Stasiun Malang sebanyak 767 penumpang, dan Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 668 penumpang.

Ketiganya menjadi simpul penting yang menghubungkan berbagai wilayah sekaligus akses menuju destinasi wisata unggulan.

Lokasi stasiun yang dekat pusat kota serta terhubung dengan berbagai moda lanjutan seperti angkutan kota, taksi, bus, dan transportasi berbasis aplikasi membuat perjalanan wisatawan lebih praktis dan efisien.

Selain itu, KAI terus memperbaiki kualitas layanan, mulai dari kemudahan pemesanan tiket digital, kebersihan fasilitas, hingga pelayanan pelanggan yang lebih optimal.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut capaian ini sebagai sinyal positif bagi daya saing transportasi kereta api di Indonesia. 

Menurutnya, kepercayaan wisatawan asing mencerminkan layanan KAI yang semakin andal dari sisi keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

“Tingginya jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin dipercaya sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien," jelasnya, Selasa, 31 Maret 2026.

"Kami terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik dengan standar yang semakin meningkat guna mendukung mobilitas wisatawan,” tegas Mahendro.

Ia juga menekankan bahwa konektivitas antardaerah serta integrasi dengan moda lain menjadi nilai tambah yang memudahkan mobilitas wisatawan. 

Hal ini turut menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, khususnya bagi wisatawan mancanegara.

Meningkatnya jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. 

Aktivitas di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM di sekitar stasiun dan kawasan wisata ikut terdorong.

KAI Daop 8 Surabaya memastikan akan terus meningkatkan layanan dan memperkuat konektivitas untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian.

Dengan sistem transportasi yang semakin terintegrasi, kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara dalam menikmati beragam destinasi di Indonesia.(*)

Tombol Google News

Tags:

KAI Daop 8 Wisatawan Asing Lonjakan Wisatawan Kereta Api