KETIK, SURABAYA – Libur Lebaran tidak selalu identik dengan wisata hiburan. Di Mojokerto, sejumlah destinasi wisata edukatif bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin berlibur sekaligus menambah wawasan sejarah dan budaya.
Mulai dari museum peninggalan Kerajaan Majapahit hingga galeri yang menyimpan kisah masa kecil Presiden pertama Indonesia, tempat-tempat ini menawarkan pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Museum Majapahit
Museum Majapahit merupakan museum arkeologi yang berada di Jalan Pendopo Agung, Ngelinguk, Trowulan, tepat di sisi barat Kolam Segaran. Museum ini dibangun untuk menyimpan berbagai artefak dan temuan arkeologi dari kawasan Trowulan yang dikenal sebagai pusat peninggalan Kerajaan Majapahit.
Di dalam museum tersimpan berbagai koleksi sejarah, seperti koin emas, guci, keramik, hingga peralatan rumah tangga dari masa lampau. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan aktivitas perdagangan antara Majapahit dan pedagang dari Tiongkok.
Museum Gubug Wayang
Museum Gubug Wayang yang berlokasi di Jalan Kartini No. 23, Mergelo, Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang menyimpan beragam koleksi seni tradisional Indonesia.
Koleksinya meliputi wayang dari berbagai daerah di Indonesia, pusaka Nusantara, alat musik tradisional, topeng, hingga mainan anak-anak tradisional.
Museum Gubug Wayang pada malam hari pada Kamis, 13 Maret 2026. (Foto: Dina Elwarda/Ketik.com)
Museum ini diresmikan pada 15 Agustus 2015 oleh Suyadi yang dikenal luas sebagai tokoh Pak Raden dalam serial Si Unyil. Pengunjung dapat datang pada hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00-17.00 WIB, sementara hari Senin museum tutup.
Harga tiket untuk pengunjung dewasa Rp25.000 pada hari kerja dan Rp30.000 saat akhir pekan. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp50.000, sedangkan rombongan sekolah dapat menghubungi admin untuk informasi lebih lanjut.
Galeri Soekarno Kecil
Galeri Soekarno Kecil juga dapat menjadi pilihan wisata sejarah saat libur Lebaran. Galeri yang berada di lingkungan SDN Purwotengah, Jalan Taman Siswa No. 16, Kota Mojokerto ini menyimpan cerita masa kecil Presiden pertama Indonesia, Soekarno.
Bung Karno diketahui pernah tinggal dan bersekolah di Mojokerto selama sekitar 8,5 tahun. Melalui galeri ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat perjalanan masa kecil sang proklamator sekaligus meneladani karakter, semangat belajar, dan jiwa nasionalismenya.
Galeri ini buka setiap hari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dengan kapasitas maksimal 10 orang per sesi. Harga tiket masuknya Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak.
Dengan konsep wisata sejarah yang edukatif dan harga tiket yang terjangkau, galeri ini dapat menjadi salah satu alternatif destinasi keluarga saat libur Lebaran di Mojokerto. (*)
