KETIK, SURABAYA – Tradisi membeli baju baru menjelang Lebaran masih dilakukan banyak orang. Namun, kini mulai muncul kebiasaan memilih pakaian yang tidak hanya cocok dipakai saat hari raya, tetapi juga bisa digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari. Model yang simpel dan fleksibel semakin diminati karena dinilai lebih praktis dan mudah dipadukan dengan pakaian lain.
Berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan:
- Model Baju Lebaran yang Simpel
Banyak orang memilih desain pakaian yang tidak terlalu formal agar tetap nyaman dipakai setelah Lebaran. Beberapa model populer antara lain:
- Tunik sederhana
- Gamis dengan potongan minimalis
- Blouse atau atasan kasual
- Setelan tunik dan celana
Desain ini dianggap fleksibel karena bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, baik acara keluarga maupun aktivitas sehari-hari.
- Warna Netral yang Mudah Dipadukan
Pemilihan warna juga menjadi pertimbangan agar pakaian tidak terlihat “khusus Lebaran”. Beberapa warna yang sering dipilih adalah:
- Putih
- Beige
- Sage green
- Cokelat muda
- Warna pastel lembut
Warna-warna ini mudah dipadukan dengan pakaian lain dan membuat outfit lebih awet dipakai dalam berbagai kesempatan.
- Memilih Baju Lebaran yang Bisa Dipakai Lagi
Agar pakaian tetap bisa digunakan setelah hari raya, perhatikan beberapa hal berikut:
- Model yang sederhana, tidak terlalu ramai motif
- Pakaian berwarna netral atau lembut
- Hindari pakaian dengan detail yang terlalu khas Lebaran
- Pilih bahan yang nyaman untuk aktivitas sehari-hari
Banyak orang kini mempertimbangkan fungsi pakaian. Hal ini membuat masyarakat lebih memilih busana yang timeless dan tidak cepat ketinggalan gaya.
Kini baju Lebaran tidak lagi hanya dipakai sekali saat hari raya. Banyak orang kini mulai memilih outfit yang tetap stylish saat Lebaran, tetapi juga praktis untuk digunakan dalam berbagai kesempatan setelahnya. (*)
