KETIK, LEBAK – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lebak selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencatatkan hasil menggembirakan. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, jumlah kunjungan pada periode 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 mencapai 150.030 orang, melampaui target 150.000 pengunjung atau terealisasi 100,02 persen.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, M. Yosep Holis, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta kualitas destinasi wisata selama libur panjang akhir tahun.
“Alhamdulillah, target kunjungan wisata pada libur Natal dan Tahun Baru 2026 berhasil tercapai bahkan melampaui. Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Lebak masih menjadi destinasi pilihan wisatawan, baik wisata alam, budaya, maupun religi,” ujar Yosep Holis ketika dihubungi oleh Ketik.com, Selasa, 6 Januari 2026.
Berdasarkan infografis Disbudpar Lebak, terdapat lima destinasi wisata terfavorit dengan jumlah kunjungan tertinggi selama periode Nataru. Wisata Lereng Cibolang menempati peringkat pertama dengan 12.176 pengunjung, disusul Saba Budaya Baduy sebanyak 7.259 pengunjung.
Selanjutnya, Ziarah Akbar Prabu Wongsagati berada di posisi ketiga dengan 6.104 pengunjung, diikuti Pantai Sawarna dengan 5.950 pengunjung, serta Kolam Renang BIM yang mencatat 5.714 pengunjung.
Menurut Yosep, tingginya kunjungan ke Saba Budaya Baduy dan Ziarah Prabu Wongsagati menunjukkan bahwa minat wisatawan terhadap wisata budaya dan religi di Lebak terus meningkat, seiring dengan tren wisata berbasis kearifan lokal.
“Ini menjadi bukti bahwa wisata budaya dan religi memiliki daya tarik kuat. Ke depan, kami akan terus memperkuat pengelolaan destinasi berbasis pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat lokal,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisatawan, pelaku usaha pariwisata, serta unsur TNI-Polri dan perangkat daerah yang telah mendukung kelancaran aktivitas wisata selama libur Nataru.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan antusiasme wisatawan yang berkunjung ke Lebak. Ke depan, Disbudpar akan terus meningkatkan kualitas layanan, promosi, dan infrastruktur pariwisata agar pengalaman wisata semakin aman, nyaman, dan berkesan,” pungkas Yosep. (*)
