KETIK, BATU – Antusiasme warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, mewarnai pelaksanaan Program Tebus Murah Sembako yang digelar DPC Partai Gerindra Kota Batu, Jumat, 6 Februari 2026. Sebanyak 500 paket sembako ludes ditebus masyarakat hanya dalam waktu sekitar satu jam sejak kegiatan dimulai.
Program yang berlangsung di Jalan Sawahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, sekaligus implementasi visi pengabdian partai bertajuk “Kompak Bergerak, Berdampak.”
Pelaksanaan kegiatan melibatkan jajaran pengurus dan kader Partai Gerindra Kota Batu, termasuk anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Batu, di antaranya Agung Sugiyono, Arta Wijaya, Bambang Prahmono, dan Febby Randria.
Dalam program tersebut, warga dapat menebus satu paket sembako dengan harga Rp50 ribu. Paket yang disediakan berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram, dengan nilai harga pasar diperkirakan mencapai Rp90 ribu.
Antrean warga sudah terlihat sejak pagi hari. Kegiatan dibuka pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB setelah seluruh paket habis. Sejumlah warga mengaku program ini sangat membantu meringankan kebutuhan pokok rumah tangga.
“Alhamdulillah, program ini sangat membantu. Saya datang sejak pagi dan antreannya sudah panjang. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin digelar, kalau memungkinkan sebulan sekali,” ujar Wiwid, warga RT 2 RW 5 Dusun Sawahan, Desa Beji.
Hal senada disampaikan warga RT 4 RW 5 Desa Beji, Suharianto. Ia menilai program tebus murah tersebut memberikan dampak langsung karena warga dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu masyarakat. Harapannya bisa sering dilaksanakan karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Batu, Agung Sugiyono, menegaskan bahwa kegiatan tebus murah sembako merupakan instruksi partai dalam rangka HUT ke-18 Gerindra, sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.
“Ketika kita solid dan bergerak bersama, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini sejalan dengan semangat dan program pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Agung.
Ia menambahkan, seluruh paket sembako disalurkan tanpa kupon dan tanpa membedakan latar belakang penerima.
“Kami tidak melihat afiliasi apa pun. Siapa saja yang datang dan membutuhkan, kami layani. Ini murni semangat gotong royong demi kesejahteraan warga Kota Batu,” tegasnya.
Agung juga memastikan kualitas bahan pokok yang disalurkan tetap menjadi perhatian utama. Seluruh komoditas dipilih dengan mutu terbaik agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Ke depan, DPC Partai Gerindra Kota Batu menargetkan program tebus murah sembako dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal dua kali dalam setahun.
Program tersebut diharapkan selaras dengan pengawalan kebijakan nasional, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Merah Putih, hingga komitmen pemberantasan korupsi secara menyeluruh. (*)
