KETIK, JAKARTA – Gelaran turnamen olahraga multieven antar bangsa Asia Tenggara, SEA Games Bangkok 2025 sebentar lagi dimulai, yaitu pada tanggal 9-20 Desember 2025.
Kendati kurang dari seminggu SEA Games Thailand 2025 dimulai. Negeri Gajah Putih itu mendapatkan kabar buruk, sejumlah provinsi di sana terendam banjir.
Salah satu provinsi yang terendam banjir adalah Songkhla. Sebagai gantinya, pihak panitia penyelenggara SEA Games Thailand 2025 (THASOC) memutuskan memindahkan lokasi pertandingan ke Bangkok dan Chonburi.
Pihak THASOC mengumumkan perubahan venue cabang olahraga pada 27 November 2025 dalam rapat SEA Games ke-33 dan ASEAN Para Games ke-13 yang dipimpin Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Atthakorn Sirilathayakorn, serta dihadiri berbagai pejabat olahraga Thailand dan asosiasi terkait.
Hasil rapat, menyatakan sejumlah cabor yang tadinya dijadwalkan berlangsung di Distrik Hat Yai dan Distrik Mueang, Songkhla dipindah.
Perubahan tersebut mencakup: Muay Thai, sepak bola putra (kualifikasi), catur, kabaddi, wushu, pencak silat, judo, petanque, karate, gulat, serta biliar dan snooker.
THASOC menegaskan, relokasi dilakukan demi aspek keselamatan serta untuk memastikan kelancaran dan kualitas penyelenggaraan ajang multievent terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.
Komite Olimpiade Indonesia (NOC) menyambut positif keputusan THASOC mengganti venue karena adanya bencana alam, banjir.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Djokosoetono menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap keputusan tersebut.
“Keselamatan atlet selalu menjadi prioritas utama. Kami memahami dan mendukung langkah yang diambil Panitia Penyelenggara SEA Games 2025 Thailand untuk merelokasi sejumlah venue ke area yang lebih aman dan siap digunakan,” ujar Bayu dikutip dari keterangan resmi pada Jumat, 28 November 2025.
Dengan perubahan ini, Bayu segera melakukan penyesuaian persiapan teknis bersama cabang olahraga terkait.
"Termasuk survei venue dan penyesuaian strategi kontingen. Kami berharap pemindahan ini justru semakin memastikan kualitas kompetisi dan kenyamanan bagi seluruh atlet dari negara-negara peserta," lanjutnya.
Bayu juga mendoakan, situasi di Songkhla segera membaik dan masyarakat di sana pulih dari kondisi yang sedang dihadapi.
"Kami juga turut prihatin atas situasi banjir yang sama yang melanda sebagain wilayah Malaysia serta daerah yang terdampak di Aceh dan Sumatera," bebernya.
Ia optimistis, SEA Games 2025 tetap menjadi ajang yang bisa menyatukan persahabatan dan fair play seluruh bangsa yang ada di ASEAN.
Berikut Daftar Perubahan Venue cabang olahraga dari Songkhla ke Bangkok dan Chonburi
1. Muay Thai: 13-19 Desember 2025, lokasi dipindahkan ke Stadion Tinju Lumpini (Bangkok).
2. Babak Kualifikasi Sepak Bola Putra: 4-11 Desember 2025, lokasi dipindahkan ke Stadion Nasional Rajamangala (Bangkok).
3. Catur: 10-19 Desember 2025, lokasi pertandingan dipindahkan ke The Bazaar Bangkok Hotel (Bangkok).
4. Kabaddi: 11-18 Desember 2025, lokasi pertandingan dipindahkan ke Chaloem Phrakiat Sports Operations Center, Rajamangala University of Technology Rattanakosin (Bangkok).
5. Wushu (Wushu): 13-15 Desember 2025. Lokasi pertandingan dipindahkan ke Government Complex Chaengwattana (Area Serbaguna, Lantai 2, Gedung Ratprasasanaphakdi).
6. Pencak Silat (Pencak Silat): 13-17 Desember 2025. Lokasi pertandingan dipindahkan ke Impact Arena, Muang Thong Thani, Hall 4 (Bangkok).
7. Judo: 11-14 Desember 2025. Tempat kompetisi dipindahkan ke Auditorium Rajamangala, Universitas Teknologi Rajamangala Thanyaburi (Bangkok).
8. Petanque: 10-15 Desember 2025. Tempat kompetisi dipindahkan ke Universitas Valaya Alongkorn Rajabhat, di bawah naungan Kerajaan (Bangkok).
9. Karate: 11-14 Desember 2025. Tempat kompetisi dipindahkan ke Kompleks Pemerintahan Chaengwattana (Area Serbaguna, Lantai 2, Gedung Ratprasasanaphakdi).
10. Biliar dan Snooker: 10-17 Desember 2025. Lokasi pertandingan telah dipindahkan ke Thunder Dome, Muang Thong Thani (Bangkok). (*)
