KETIK, MALANG – Pasar takjil Cemorokandang resmi dibuka pada Kamis, 19 Februari 2026 sore. Terletak di mulut Jalan Perdana Kusuma, sekitar Apotek Slamet Urip, pasar ini menarik animo warga sekitar yang berburu hidangan berbuka puasa.
Terdapat 18 stan di pasar takjil ini. Mereka menawarkan pelbagai menu takjil, mulai dari kolak, risol, lumpia, aneka minuman manis, hingga jajanan ringan lainnya. Harga yang dipatok pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000.
Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi adalah stan risol milik Fitri, warga Cemorokandang. Pada hari pertamanya bergabung di pasar takjil ini, ia menawarkan empat varian rasa risol, yakni original, smoked beef mayo, chocolate cheese, dan matcha cheese.
Menurut perempuan 27 tahun tersebut, varian chocolate cheese dan smoked beef mayo menjadi menu yang paling diminati pembeli. “Alhamdulillah, kotak pertama sudah habis dan banyak pembeli,” ujarnya.
Selain stan risol, pengunjung juga memadati stan milik Pak Tjoeng yang menjual beragam minuman manis dan dimsum. Selain itu, mereka juga menyerbu stan Kolak Klojen yang menawarkan aneka kolak dengan cita rasa khas.
Suasana pasar takjil semakin semarak ketika pengunjung hilir mudik dari satu stan ke stan lainnya untuk berburu beragam hidangan. Aroma harum kolak, risol, dan lumpia yang tercium di sepanjang area pasar turut menggugah selera dan menarik perhatian warga. Warna-warni spanduk dan dekorasi stan pun menambah daya tarik tersendiri.
Koordinator Pasar Takjil Apotek Slamet Urip Cemorokandang, Binti Nafiah berharap kegiatan ini dapat terus berkembang selama Ramadan. Ia menginginkan pasar takjil semakin ramai, tertib, serta mampu menarik lebih banyak pelaku UMKM untuk bergabung.
“Semoga semakin ramai pengunjung, semakin tertib, dan semakin banyak UMKM yang mendaftar. Insyaallah, pasar takjil ini akan tetap diadakan di Apotek Slamet Urip sebagai rutinitas selama Ramadan," ujarnya.
"Asal mau berusaha, pasti aakan mendapatkan rezeki," Binti menandaskan. (*)
