Harga Komoditas Pertanian di Pasar Rangkasbitung Relatif Stabil, Cabai Rawit Alami Kenaikan

28 Januari 2026 08:00 28 Jan 2026 08:00

Thumbnail Harga Komoditas Pertanian di Pasar Rangkasbitung Relatif Stabil, Cabai Rawit Alami Kenaikan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar saat memberikan sambutan dihadapan para petani. (Foto: Rahmat Yuniar for ketik com)

KETIK, LEBAK – Harga sejumlah komoditas pertanian di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, terpantau relatif stabil pada Selasa, 27 Januari 2026. Berdasarkan data pemantauan harga yang dirilis Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, sebagian besar bahan pangan strategis tidak mengalami perubahan signifikan, meskipun terdapat kenaikan dan penurunan pada beberapa komoditas tertentu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan bahwa stabilitas harga ini menunjukkan pasokan bahan pangan di wilayah Lebak masih dalam kondisi aman dan terkendali.

“Secara umum harga komoditas pertanian di Pasar Rangkasbitung masih stabil. Ketersediaan pasokan dari petani lokal maupun distribusi antarwilayah masih berjalan dengan baik,” ujar Rahmat Yuniar, Rabu 28 Januari 2026.

Berdasarkan daftar harga, beras kualitas I dijual dengan harga Rp13.300 per kilogram, sementara beras kualitas II berada di angka Rp12.800 per kilogram. Jagung pipil tercatat Rp10.000 per kilogram, dan kedelai dijual Rp12.000 per kilogram.

Untuk komoditas hortikultura, bawang merah mengalami penurunan harga sebesar Rp2.000, menjadi Rp37.000 per kilogram. Sementara itu, bawang putih relatif stabil di harga Rp37.500 per kilogram.

Namun demikian, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga. Cabai merah naik Rp1.000 menjadi Rp42.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit orange mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp5.500, dengan harga mencapai Rp58.000 per kilogram. Adapun cabai keriting dijual Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau berada di angka Rp50.000 per kilogram.

Rahmat Yuniar menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh faktor cuaca dan pola panen petani.

“Kenaikan harga cabai, khususnya cabai rawit, dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang berdampak pada produksi. Namun kenaikannya masih dalam batas wajar dan terus kami pantau,” jelasnya.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir tercatat Rp17.000 per kilogram, dan minyak goreng berada di harga Rp15.700 per liter, yang masih tergolong stabil.

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak memastikan akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin guna menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi lancar dan harga tetap terkendali, terutama menjelang periode-periode rawan lonjakan harga,” pungkas Rahmat Yuniar. (*)

Tombol Google News

Tags:

Harga Komoditas Pertanian Kabupaten Lebak Cabai Rawit Naik Rahmat Yuniar Dinas Pertanian Lebak ketik.com