Gubernur Khofifah Resmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil Pasuruan

5 Januari 2026 19:52 5 Jan 2026 19:52

Thumbnail Gubernur Khofifah Resmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil Pasuruan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu, 4 Januari 2026. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, PASURUAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Ruang Vaksinasi Internasional Rumah Sakit Islam (RSI) Masyithoh Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu, 4 Januari 2026.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan sekaligus penguatan peran lembaga kesehatan berbasis umat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Erwin Astha Triyono, Direktur RSI Masyithoh Bangil dr. Handayanto, Ketua Muslimat NU Bangil Anisah Syakur, serta Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Bangil Asfihani.

Agenda peresmian itu terangkai dengan peringatan Hari Lahir ke-61 RSI Masyithoh Bangil serta peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.

RSI Masyithoh Bangil merupakan rumah sakit yang didirikan oleh Muslimat NU melalui YKM NU Bangil pada 1989. Sejak berdiri, rumah sakit ini konsisten menghadirkan layanan kesehatan bagi umat, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan keluarga.

Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU menyampaikan rasa bangganya atas kiprah panjang Muslimat NU di bidang kesehatan yang terus berkembang hingga mampu menghadirkan fasilitas vaksinasi bertaraf internasional.

"Alhamdulillah, syukur kita panjatkan ke haribaan Allah SWT. Hari ini adalah Harlah ke-61 RSI Masyithoh Bangil di dalam koordinasi YKM NU ini. Sehingga, saya ingin menyampaikan bahwa perjuangan Muslimat NU di dalam bidang kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, itu luar biasa," ujar Khofifah.

Menurutnya, capaian RSI Masyithoh Bangil tidak terlepas dari peran para pendiri YKM NU, di antaranya Nyai Solichah Wahid, bunda Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta Solihah Saifuddin Zuhri, istri tokoh nasional KH Saifuddin Zuhri.

Khofifah menceritakan, sejak awal Nyai Solichah Wahid telah menanamkan visi kuat tentang pentingnya ketahanan keluarga serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Bahkan pada Kongres Muslimat NU tahun 1953, Nyai Solichah mendorong seluruh cabang Muslimat NU untuk mendirikan Bidan dan Klinik Ibu dan Anak (BKIA).

"Bu Nyai Solichah Wahid itu di mana-mana selalu berpesan jaga keluargamu, jaga keluargamu, jaga keluargamu. Tahun 1953 saat Kongres Muslimat meminta cabang-cabang Muslimat NU supaya mendirikan Klinik Ibu dan Anak atau BKIA," terangnya.

"Waktu itu BKIA, berkembang jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak atau RSIA sebelum menjadi RSI seperti sekarang," lanjut Khofifah.

Ia juga mengenang amanat Nyai Solichah Wahid kepadanya saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI, terkait implementasi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

"Beliau selalu mengatakan, 'Nak Khofifah, UU ini tolong disosialisasikan bagaimana sesungguhnya membangun keluarga yang sejahtera, keluarga yang maslahah.' Karena insya Allah dalam maslahah itu ada sakinah, mawadah, warahmah. Maka, terminologi PBNU tentang Keluarga Maslahah sebenarnya adalah konsep dari Muslimat NU," ungkapnya.

Dalam konsep tersebut, terdapat nilai co-parenting dan musyawarah dalam keluarga sehingga terbangun relasi suami istri yang saling menguatkan sesuai tuntunan Al-Qur’an.

Ke depan, RSI Masyithoh Bangil diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan Allah anugerahkan kita semua putra-putri yang soleh-soleha, manfaat, dan barokah. Dan semoga kita terus bisa memberikan layanan terbaik dan terus memberikan semaian kemanfaatan bagi masyarakat. Terus sukses, seluruh timnya solid," pungkas Khofifah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jawa Timur Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil Khofifah Indar Parawansa RSI Masyithoh Bangil Vaksinasi Internasional Muslimat NU kesehatan jawa timur Pasuruan