KETIK, TRENGGALEK – Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek dari Fraksi PDI Perjuangan Sugianto melakukan jaring aspirasi masyarakat di rumah Dwi Gunawan, Dusun Gumelar, RT/RW 56/17, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat dihadiri 40 orang. Terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala dusun, dan perwakilan kepemudaan, 3 diantaranya tokoh perempuan.
Anto sapaan dia menjelaskan, dalam reses kedua masa sidang 2025-2026 dirinya mendengar secara langsung kebutuhan dan kebutuhan masyarakat.
"Salah satunya adalah perbaikan irigasi, bantuan pertanian, dan perbaikan jalan lingkungan," ucap Anto kepada Ketik.com, Rabu, 5 Februari 2026.
Selain itu, juga terkait pemberdayaan perempuan. Misalnya pelatihan pembuatan reyek san pelatihan pembuatan kue.
"Tadi juga ada sosialisasi terkait BKK Desa untuk usulan infrastruktur skala lingkungan," tandasnya.
Ia menegaskan, reses merupakan jembatan informasi yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah daerah yang terkadang tidak memahami kebutuhan masyarakat bawah.
"Intinya, dari semua usulan atau aspirasi masyarakat akan dikemas dalam bentuk dokumen anggaran daerah," ujarnya.
Ia menyebut, ada juga keluhan dari masyarakat terkait Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang banyak dinonaktifkan. Sehingga perlu kiranya untuk mengecek kepastian tersebut. "Jadi harus ada sosialisasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait KIS," tuturnya.
Ia berharap, ada sinergitas antara masyarakat, anggota dewan dan pemerintah desa agar bisa membawa aspirasi tersebut ke Pemkab. Tak terkecuali sebagai bentuk hubungan atau ikatan emosional antara masyarakat dan wakil rakyat.
"Semoga dari aspirasi masyarakat tersebut bisa diubah menjadi program prioritas pembangunan. Sehingga, bisa menyoroti kebutuhan petani, infrastruktur, dan lain-lain dalam keterbatasan fiskal," tutupnya. (*)
