KETIK, JAKARTA – Langkah cepat Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dalam merespons persoalan kemacetan mulai dirasakan masyarakat.
Melalui instruksi langsung ke jajaran Direktorat Lalu Lintas, pengamanan dan pengawalan arus kendaraan di jam-jam padat kini digencarkan di berbagai titik strategis wilayah Sulbar.
Di bawah arahan Kapolda Sulbar, personel Ditlantas Polda Sulbar diterjunkan ke sejumlah simpang rawan macet. Salah satunya terlihat di persimpangan Masjid Karema, Sabtu, 31 Januari 2026.
Polisi lalu lintas tampak aktif mengatur arus kendaraan yang meningkat signifikan, khususnya saat transisi hari kerja menuju akhir pekan.
Kebijakan ini menjadi bagian dari pendekatan preventif Kapolda Sulbar Ade Deriyan dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Fokusnya tidak hanya mengurai kepadatan, tetapi juga menekan potensi kecelakaan di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Nurhadi Ismanto menjelaskan, pengaturan lalu lintas di jam macet merupakan bentuk antisipasi terhadap lonjakan volume kendaraan yang kerap terjadi di waktu-waktu tertentu.
“Kami selalu berusaha memastikan bahwa alur lalu lintas tetap lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan. Selain pengaturan langsung di lapangan, tim juga melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan atau hambatan mendadak,” tutur Dirlantas.
Selain pengaturan arus, arahan Kapolda Sulbar juga menekankan pendekatan persuasif kepada pengguna jalan.
Personel di lapangan secara aktif memberikan imbauan agar pengendara mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.
Melalui kebijakan ini, Ditlantas Polda Sulbar mengajak masyarakat untuk turut berperan menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Kepatuhan pengguna jalan dan kesiapan kendaraan dinilai menjadi kunci keberhasilan upaya pengawalan lalu lintas yang digagas Kapolda Sulbar Adi Deriyan, khususnya di jam-jam rawan kemacetan. (*)
