Gandeng Perusahaan, Belia Hasbi Jayabaya Targetkan 2.500 Anak Gizi Buruk di Lebak Tertangani

28 Januari 2026 13:36 28 Jan 2026 13:36

Thumbnail Gandeng Perusahaan, Belia Hasbi Jayabaya Targetkan 2.500 Anak Gizi Buruk di Lebak Tertangani

Ketua TP PKK kabupaten Lebak, Belia Hasbi Jayabaya saat memberikan sambutan. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)

KETIK, LEBAK – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Belia Hasbi Jayabaya, mengapresiasi kontribusi salah satu perusahaan di Kabupaten Lebak yang turut mendukung upaya penekanan angka stunting, khususnya di wilayah Rangkasbitung dan Kalanganyar.

Hal tersebut disampaikan Belia Hasbi Jayabaya usai kegiatan penyaluran bantuan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Lebak, Rabu, 28 Januari 2026.

“Alhamdulillah, salah satu perusahaan di Kabupaten Lebak hari ini ikut berkontribusi dalam penanganan stunting. Ini menjadi langkah awal yang sangat positif, terutama bagi anak-anak di Rangkasbitung dan Kalanganyar,” ujar Belia kepada wartawan.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menyalurkan sebanyak 250 paket bantuan yang diperuntukkan bagi anak-anak di sekitar Rangkasbitung dan Kalanganyar. Bantuan yang diberikan berupa susu tinggi protein serta paket sembako guna mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Belia menjelaskan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pimpinan perusahaan agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, melainkan dapat berlanjut secara berkesinambungan.

“Insya Allah ke depannya kita akan terus berkolaborasi. Mudah-mudahan perusahaan ini bersedia menjadi bapak asuh di Kabupaten Lebak,” katanya.

Berdasarkan data TP PKK Kabupaten Lebak, dari sekitar 115 ribu anak di Kabupaten Lebak, terdapat sekitar 5.000 anak yang telah terdiagnosa stunting, sementara sekitar 2.500 anak masuk dalam kategori gizi buruk. 

Menurut Belia, penanganan anak dengan gizi buruk menjadi prioritas utama agar tidak berkembang menjadi stunting.

“Yang paling urgent saat ini adalah bagaimana kita menangani 2.500 anak yang mengalami gizi buruk terlebih dahulu, supaya tidak berlanjut menjadi stunting. Harapannya, angka stunting yang saat ini ada tidak bertambah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pihak perusahaan tersebut baru dimulai pada hari ini dan ke depan direncanakan akan berlanjut di wilayah lain.

Belia juga berharap perusahaan dapat menjadi bapak asuh bagi sejumlah posyandu, khususnya di wilayah perkotaan seperti Rangkasbitung, yang memiliki keterbatasan anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Belia turut menjelaskan, anak yang terindikasi stunting umumnya ditandai dengan berat badan yang tidak mengalami kenaikan selama tiga bulan berturut-turut, serta berat dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya.

“Anak-anak dengan berat badan dan tinggi badan tidak sesuai usia masuk dalam kategori stunting. Oleh karena itu, kerja sama lintas sektor seperti ini sangat penting dan akan terus kami dorong agar berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

TP PKK kabupaten Lebak Belia Hasbi Jayabaya atasi stunting Kolaborasi Perusahaan ketik.com