KETIK, LEBAK – Pasca diresmikan oleh Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin, 5 Januari 2026, kawasan ruang terbuka hijau tersebut langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Ribuan warga tampak antusias mengunjungi alun-alun yang kini menjadi ikon baru pusat Kota Rangkasbitung.
Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Ny. Belia Hasbi Jayabaya, turut memberikan perhatian terhadap fasilitas yang tersedia, khususnya area skateboard.
Dalam kesempatan tersebut, Belia memberikan saran dan masukan kepada komunitas skateboard agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal serta tetap terjaga kerapihan dan keindahannya.
Belia menyampaikan bahwa area skateboard ke depan akan kembali dipercantik dengan penataan dan sentuhan visual agar terlihat lebih menarik.
Ia juga menegaskan bahwa lapangan tersebut diperuntukkan khusus bagi aktivitas skateboard dan tidak boleh digunakan untuk permainan lain, seperti sepatu roda, demi menjaga keamanan serta ketahanan fasilitas.
“Fasilitas ini memang disiapkan khusus untuk skateboard. Karena itu penggunaannya harus sesuai peruntukan agar tetap aman dan awet,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Alust Skate (Alun-alun Skateboard) Rangkasbitung, Figo, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan sikap bijak Ketua TP PKK Lebak.
Ia menjelaskan bahwa menjelang peresmian, komunitas skateboard sempat melakukan latihan, namun terdapat aksi vandalisme yang dilakukan oleh oknum di luar komunitas.
“Waktu itu kami sedang latihan karena ada juga teman-teman dari luar daerah. Memang sempat ada coretan vandalisme, tapi bukan dari anak-anak skateboard. Alhamdulillah, Ibu Belia sangat bijak, kami tidak dimarahi, hanya diminta untuk merapikan dan merawat bersama,” kata Figo saat diwawancarai oleh ketik.com, Senin 5 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa komunitas skateboard merasa memiliki tanggung jawab penuh untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut sebagai ruang berekspresi positif bagi anak muda.
“Ini tempat kami bermain dan berkumpul. Ini wadah bagi teman-teman skateboard, jadi pasti akan kami rawat sebaik mungkin,” tambahnya.
Sebagai informasi, sejak diresmikan, Alun-alun Rangkasbitung menjadi magnet baru bagi masyarakat Lebak.
Keberadaan berbagai fasilitas publik yang representatif diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial, rekreasi, serta pembinaan kreativitas generasi muda di Kabupaten Lebak. (*)
