Drama 14 Algojo, Imimoi Juara Piala Bupati Halsel 2025

14 Februari 2026 00:21 14 Feb 2026 00:21

Thumbnail Drama 14 Algojo, Imimoi Juara Piala Bupati Halsel 2025

Momen Presiden Club Imimoi Ikbal Mustafa dan Manager Safri Talib dan Kepala Pelatih Asis Tomara Berpose Bersama Bupati Bassam usai pembagian hadiah turnamen Jumat 14 Februari 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Partai puncak Piala Bupati Halmahera Selatan (Halsel) 2025 mempertemukan dua wakil Kecamatan Bacan Selatan, Desa Kampung Makian (Imimoi) kontra Desa Mandaong, di Stadion Gelora Bacan Selatan, Jumat 14 Februari 2026.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil tanpa beban. Tempo permainan terjaga, duel lini tengah berlangsung sengit, dan pressing ketat langsung diperagakan sejak menit awal. Skema build-up dari belakang hingga transisi cepat menjadi warna utama laga.

Di babak pertama, determinasi kedua tim berada di atas rata-rata. Imimoi mencoba membangun serangan lewat penguasaan bola dan kombinasi satu-dua sentuhan, sementara Mandaong lebih memilih bermain kompak dengan garis pertahanan rendah dan serangan balik cepat.

Meski pelatih kepala Imimoi, Asis, terus memberi arahan keras dari pinggir lapangan, anak asuhnya belum mampu membongkar blok pertahanan Mandaong yang diarsiteki Coach Taten. Kedua tim memiliki kemiripan gaya bermain: disiplin posisi, rapi dalam bertahan, dan sabar saat membangun serangan.

Situasi tersebut membuat duel berjalan alot. Crossing, through pass, hingga tembakan jarak jauh belum menemui sasaran. Hingga turun minum, papan skor masih menunjukkan angka kacamata 0-0.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Tempo naik, duel udara makin sering terjadi, dan tekanan demi tekanan mulai dilepaskan. Imimoi tetap mengandalkan permainan sabar untuk mengontrol ball possession, namun Mandaong mampu melayani dengan ritme yang sama melalui counter attack cepat.

Peluang demi peluang tercipta dari kedua kubu. Namun, kokohnya tembok terakhir masing-masing tim membuat gol tak kunjung lahir. Guntur Manan, penjaga gawang Imimoi, tampil gemilang di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan krusial. Di sisi lain, Ardianto Saka tak kalah impresif menepis tendangan keras dan situasi one-on-one.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0. Laga pun harus ditentukan lewat drama adu tos-tosan dari titik putih.

Dalam adu penalti tersebut, total terdapat 14 penendang yang maju sebagai algojo, masing-masing tujuh dari kubu Imimoi dan tujuh dari Mandaong. Dari tujuh penendang Imimoi, empat berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna, sementara tiga lainnya gagal. Sementara dari tujuh penendang Mandaong, empat gagal mencetak gol dan hanya tiga yang sukses. Hasil itu membuat Imimoi unggul tipis 4-3 dan keluar sebagai pemenang.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan unik turnamen. Sejak 2022 hingga 2025, belum ada tim yang meraih gelar melalui kemenangan murni di waktu normal. Seluruh juara, termasuk Imimoi musim ini, selalu ditentukan lewat adu penalti.

Imimoi pun menutup turnamen dengan penuh emosi: tanpa gol di final, tanpa kebobolan sepanjang laga puncak, namun dengan mental baja di titik putih. Sebuah akhir dramatis bagi pertandingan sarat gengsi di Bacan Selatan, yang ditentukan bukan oleh open play, melainkan oleh ketenangan di momen paling menentukan.

Tombol Google News

Tags:

Halmahera Selatan Piala Bupati Halsel 2025 Kampung Makian juara Imimoi Sepak Bola Daerah Maluku Utara