KETIK, MALANG – Nama Wali Kota Malang periode 2018-2023, Sutiaji kembali mencuat ke publik berkat poster dirinya yang akan melenggang ke Pilgub Jatim. Tak memberikan kepastian, tersirat dalam jawaban Sutiaji bahwa dirinya masih dalam pertimbangan untuk maju ke Pilgub Jatim ataupun Pilwali Kota Malang 2024 nanti.
Menurutnya dunia politik memiliki sifat yang dinamis dan bisa berubah-ubah. Masyarakat diminta menunggu keputusan pencalonannya hingga batas akhir pendaftaran calon kepala daerah melalui KPU pada 29 Agustus 2024.
"Politik itu dinamis, sebelum tanggal 29 Agustus 2024 peta politik semuanya bisa berubah, termasuk keputusan Sutiaji. Monggo mengalir saja, saya tidak pernah ramai-ramai apalagi memasang banner, termasuk di Kota Malang juga tidak ada banner saya," ujar Sutiaji, Rabu (5/6/2024).
Kendati demikian, sejak dua tahun lalu sudah ada tim relawan yang menghampirinya untuk membicarakan pencalonan Sutiaji sebagai kepala daerah. Bahkan relawan dari beberapa daerah seperti Madura, Jember, Sidoarjo, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi dan Ponorogo juga telah menghampirinya.
"Pronsip saya hiduplah seperti pisang. Tidak akan mati sebelum berbuah walaupun dipotong beberapa kali. Kalau sudah berbuah, tidak usah dipotong juga akan mati sendiri. Selagi kami bisa memberi nilai manfaat dan getaran lebih besar ya kenapa tidak. Kita cek ombak," katanya.
Sutiaji juga sempat menyinggung terkait respons masyarakat yang banyak bermunculan terhadap kabar dirinya yang akan maju melawan Khofifah pada Pilgub 2024. Pihaknya masih akan melihat progres dari pergerakan tim relawan hingga bulan Juni ini.
"Jadi kalau ditanya maju di Kota Malang atau provinsi, jawaban saya ya kita lihat saja sebelum tanggal 29 Agustus itu. Semua dinamis. Itu artinya, sebelum tanggal 29 Agustus pukul 00.00 WIB, semua bisa berubah. Semua kemungkinan bisa terjadi," ucap politikus dari Partai Demokrat itu.
Tak hanya itu, terkait dukungan partai yang akan ia gunakan sebagai kendaraan dalam Pilkada nanti juga belum dapat dipastikan. "Itu tidak ada yang tahu, kan (kendaraan) bisa berpindah. Rambu-rambunya sudah saya kasih, hari ini harus lebih baik dari yang kemarin," tutupnya.(*)
Dilema Sutiaji, Maju Pilwali Kota Malang atau Pilgub Jatim
5 Juni 2024 11:52 5 Jun 2024 11:52
Khofifah bersama Sutiaji. (Foto: Instagram @sam.sutiaji)
Trend Terkini
2 Februari 2026 11:49
Dana BGN Seret, Distribusi MBG di Tuban Terganggu, 5 Dapur SPPG Tutup Sementara
3 Februari 2026 11:38
Siapkan 75.000 Porsi Makanan, Ini 6 Titik Lokasi Dapur Umum Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang
30 Januari 2026 15:30
Panitia Seleksi Umumkan 3 Besar JPT Pratama Brebes, Ini Daftarnya
2 Februari 2026 13:35
Tolak Parluh 2026, Ratusan Warga PSHT Berbagai Wilayah Hitamkan Alun-alun Madiun
5 Februari 2026 12:42
Kota Madiun Memanas! Kawat Berduri Mengitari Padepokan Agung PSHT Jelang Parluh Kubu R. Moerdjoko
Tags:
Sutiaji Pilwali Kota Malang Pilgub Jatim pilkada Kota Malang Provinsi Jawa TimurBaca Juga:
Perkuat Mitigasi Bencana, Polresta Malang Kota Distribusikan Bantuan Peralatan Untuk Polsek JajaranBaca Juga:
Perbaiki Talang Atap Rumah, Tukang Bangunan Tewas Tersengat ListrikBaca Juga:
Sambut Prabowo di Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Polresta Malang Kota Sterilkan Kawasan Stadion GajayanaBaca Juga:
Mujahadah Kubro 1 Abad NU Jadi Benteng Ukhuwah PWNU Jatim, Gus Kikin: Masa Gak Islah?Baca Juga:
Maling Beraksi di Musala Kedungkandang Kota Malang, Bobol Kotak Amal Tanpa Merusak GembokBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
5 Februari 2026 17:15
Mujahadah Kubro 1 Abad NU Jadi Benteng Ukhuwah PWNU Jatim, Gus Kikin: Masa Gak Islah?
5 Februari 2026 16:06
Jemaah Tenang! Mini ICU dan 585 Nakes Siaga di Stadion Gajayana Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU
5 Februari 2026 15:27
DLH Kota Malang Siagakan 500 Petugas Kebersihan di Mujahadah Kubro 1 Abad NU
5 Februari 2026 14:56
100 Anggota Pramuka Kota Malang Siap Turun Jalan Layani Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU
5 Februari 2026 07:44
Jaga Arah Pembangunan, DPRD Kota Malang Dorong Musrenbang Responsif Masalah Perkotaan
