KETIK, PAMEKASAN – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mawardi Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur sukses menggelar opening pentas akbar santri ke-13 yang berlangsung di halaman madrasah, Sabtu malam, 7 Februari 2026.
Acara yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur berlangsung meriah. Wali santri dan sejumlah tamu undangan hadir menyukseskan kegiatan ini.
Menariknya, acara ini dipandu oleh pembawa acara atau MC yang menggunakan lima bahasa. Yakni Bahasa Madura, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Mandarin.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mawardi, Kiai Subairi Sya’rani mengatakan bahwa pentas akbar merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Biasanya menjelang bulan Ramadan.
Pentas akbar ini merupakan wadah bagi santri untuk menunjukkan bakatnya sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum. Dengan harapan, mereka siap ketika terjun ke masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan, menjelang bulan puasa. Tujuannya agar santri bisa mengaplikasikan kemampuannya,” ungkap Kiai Subairi dalam sambutannya.
“Sehingga santri bisa melatih tampil di muka umum karena jika sudah terbiasa tampil di muka umum, maka insyaallah setelah pulang bisa tidak gugup,” sambungnya.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur mengapresiasi terselenggaranya pentas akbar santri Ponpes Al-Mawardi. Ia berpesan agar santri terus semangat belajar.
“Kalian semua adalah harapan bangsa, maka kalian harus terus belajar baik di pondok,” ungkap Ali Masykur saat memberikan sambutan.
Pentas akbar santri Al-Mawardi akan berlangsung selama sepekan. Para santri akan menampilkan kreasinya dalam beberapa bahasa seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.(*)
