56 Rumah Warga Hanyut, Jamaluddin Idham Tinjau Dampak Banjir Bale Panah Bireuen

30 November 2025 18:57 30 Nov 2025 18:57

Thumbnail 56 Rumah Warga Hanyut, Jamaluddin Idham Tinjau Dampak Banjir Bale Panah Bireuen
Jamaluddin Idham meninjau langsung dampak banjir di Desa Bale Panah, Bireuen, Minggu, 30 November 2025. (Foto: KU/Ketik)

KETIK, BIREUEN – Suasana pilu menyelimuti Desa Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, pasca banjir besar yang menghantam daerah tersebut beberapa hari terakhir. Sebanyak 56 Kepala Keluarga (KK) kehilangan rumah yang hanyut dibawa arus deras, sementara 7 unit rumah lainnya tertimbun material banjir dan lumpur tebal.

Melihat kondisi tersebut, Anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham turun langsung ke lokasi pada Minggu, 30 November 2025 untuk meninjau dampak kerusakan dan memastikan kondisi warga yang terdampak.

Dalam kunjungannya, Ketua PDI Perjuangan Aceh itu berdialog dengan pemerintah desa serta menyaksikan langsung sisa-sisa bangunan yang hanya menyisakan puing dan kayu berserakan.

Dalam sebuah rekaman video di lokasi, Kepala Desa Bale Panah menyampaikan kondisi warganya yang kini hidup tanpa tempat tinggal dan sangat membutuhkan dukungan pemerintah.

“Akibat banjir besar ini, 56 KK rumahnya dibawa arus, dan ada 7 rumah yang tertimbun. Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan dari Bapak Presiden dan Pemerintah Pusat,” ujar Kepala Desa Bale Panah.

Menanggapi laporan tersebut, Jamaluddin Idham menegaskan bahwa kondisi banjir di Aceh tidak bisa lagi dianggap sebagai musibah biasa. Ia meminta intervensi nyata dari pemerintah pusat, mengingat banyak wilayah terdampak banjir belum menerima bantuan memadai.

“Saya melihat sendiri bagaimana beratnya kondisi masyarakat. Banyak desa yang sampai hari ini belum tersentuh bantuan, baik sembako maupun obat-obatan. Pemerintah pusat harus serius menangani persoalan banjir di Aceh,” tegasnya.

Saat ini, kebutuhan paling mendesak di Desa Bale Panah adalah logistik pangan, hunian sementara, obat-obatan, layanan kesehatan, serta akses air bersih. Banyak warga kini bertahan di tenda darurat seadanya, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak keluarga.

Masyarakat berharap bantuan segera tiba agar proses pemulihan dan penataan kembali permukiman dapat segera dilakukan sebelum kondisi cuaca semakin memburuk. (*)

Tombol Google News

Tags:

Banjir Aceh Aceh Banjir Bireuen Bale Panah jamaluddin idham PDI Perjuangan Aceh DPR RI