DLH Trenggalek Akui Banyak Armada Pengangkut Sampah Rusak, Begini Penjelasannya

17 April 2026 21:34 17 Apr 2026 21:34

Agus Riyanto, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail DLH Trenggalek Akui Banyak Armada Pengangkut Sampah Rusak, Begini Penjelasannya

Armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Trenggalek (foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

KETIK, TRENGGALEK – Kondisi armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Trenggalek benyak mengalami kerusakan dan banyak menuai sorotan dari masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan kontainer sampah yang dinilai sudah tidak layak pakai, bahkan ditemukan dalam kondisi berlubang.

Berdasarkan data yang terhimpun, jumlah truk pengangkut sampah di Trenggalek mencapai sekitar 15 unit dan seluruhnya masih dalam kondisi layak operasional. Namun, dari sekitar 60 unit kontainer sampah, sekitar 20 unit di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) DLH Trenggalek, Fahmi RS, mengakui jika ada kerusakan pada sebagian armada, khususnya kontainer.

Foto Kantor Dinas Lingkungan Hidup Trenggalek (foto: Agus Riyanto/Ketik.com)Kantor Dinas Lingkungan Hidup Trenggalek (foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

“Memang ada beberapa kontainer yang kondisinya kurang layak, seperti berlubang. Ini menjadi salah satu kendala dalam pengangkutan sampah,” ujarnya.

Fahmi sapaam dia menjelaskan, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi menjadi salah satu penyebab belum optimalnya perbaikan armada. Saat ini, DLH hanya mampu melakukan rehabilitasi pada beberapa unit yang dinilai paling membutuhkan.

“Karena ada efisiensi anggaran, armada yang kita rehab hanya beberapa unit. Untuk jangka pendek, yang penting saat pengangkutan dilakukan penutupan, minimal lubang-lubang itu bisa tertutupi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada pada APBD Induk 2026 belum tersedia alokasi khusus untuk perbaikan armada secara menyeluruh. Meski begitu, pihaknya tetap akan mengusulkan anggaran perbaikan melalui APBD Preubahan mendatang.

“Pada APBD Induk memang belum dianggarkan, tapi akan kita usulkan di APBD perubahan. Nanti kita hitung kembali berapa unit yang benar-benar membutuhkan perbaikan,” tutupnya (*)

Tombol Google News

Tags:

#BeritaTrenggalek