Tanam Padi Varietas PS 08, Pemkab Lebak dan Yayasan Bhakti Bela Negara Perkuat Program Kedaulatan Pangan

2 Juni 2026 12:15 2 Jun 2026 12:15

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Tanam Padi Varietas PS 08, Pemkab Lebak dan Yayasan Bhakti Bela Negara Perkuat Program Kedaulatan Pangan

Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya saat tanam padi jenis veriates PS 08 di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, kabupaten Lebak. (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Yayasan Bhakti Bela Negara dan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak melaksanakan penanaman benih padi varietas PS 08 dalam Program Kedaulatan Pangan di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Bidang Ketahanan Pangan Yayasan Bhakti Bela Negara Mayor Jenderal TNI (Purn) Tri Martono, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan nasional membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mewujudkan cita-cita besar bangsa untuk ketahanan pangan nasional. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dukungan langsung dari Yayasan Bhakti Bela Negara menjadi kekuatan besar dalam membangun sektor pertanian,” kata Hasbi.

Menurutnya, Kabupaten Lebak memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga kawasan aglomerasi Jakarta yang harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

“Saya selalu menyampaikan, selamat datang di Kabupaten Lebak, kabupaten yang sedang memperbaiki diri. Di bawah kepemimpinan yang masih muda, kami terus berupaya memperbaiki berbagai sektor, mulai dari infrastruktur jalan hingga ketahanan pangan. Sebagai daerah yang dekat dengan DKI Jakarta, Lebak harus mampu berkontribusi besar terhadap cita-cita bangsa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Hasbi juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam menjalankan program pembangunan daerah.

“Saya ingin mewujudkan pemerintahan yang bekerja bersama. Tugas satu OPD dengan OPD lainnya saling berkaitan. Karena itu, semangat gotong royong harus terus dibangun agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Hasbi kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan keberpihakan kepada petani melalui kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk lahan sawah tertentu.

“Saya sampaikan kepada para petani, satu-satunya di Indonesia yang pemerintah daerahnya melalui kepala daerah tidak lagi memungut Pajak Bumi dan Bangunan untuk lahan sawah di bawah 5.000 meter persegi atau setengah hektare. Jadi petani tidak perlu lagi membayar pajak untuk lahan tersebut,” tegasnya.

Ia berharap kebijakan tersebut mampu meringankan beban petani sekaligus menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Lebak.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Bidang Ketahanan Pangan Yayasan Bhakti Bela Negara, Mayor Jenderal TNI (Purn) Tri Martono, menyebut kegiatan penanaman padi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Hari ini bukan sekadar menanam padi. Ini merupakan simbol dukungan terhadap program pemerintah yang sedang gencar meningkatkan produksi pangan nasional, menyejahterakan petani, menstabilkan harga pangan, dan pada akhirnya menciptakan kedaulatan pangan nasional,” ujar Tri Martono.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak yang dinilai memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

“Atas nama Yayasan Bhakti Bela Negara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang hadir langsung bersama para petani bahkan ikut turun ke sawah. Ini menunjukkan kepedulian yang sangat besar terhadap para petani di Kabupaten Lebak,” katanya.

Tri Martono juga berpesan kepada para petani agar merawat tanaman padi dengan baik sehingga hasil panen dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal.

“Kepada para petani, saya berpesan agar padi yang ditanam hari ini dirawat dengan baik seperti merawat anak sendiri. Insyaallah tiga bulan ke depan kita bisa merasakan hasilnya. Jika panennya berhasil, maka akan meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga stabilitas pangan daerah, sekaligus mendukung pengendalian inflasi,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan Yayasan Bhakti Bela Negara dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian.

“Alhamdulillah, kerja sama ini dapat terwujud. Bahkan demplot yang dilaksanakan kali ini merupakan salah satu yang terbesar, mencapai 10 hektare. Biasanya demplot hanya satu hingga dua hektare, tetapi kali ini mencapai 10 hektare sesuai harapan bersama untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Lebak,” kata Rahmat.

Ia menjelaskan, luas lahan sawah di Kecamatan Rangkasbitung mencapai sekitar 1.228 hektare, sementara di Desa Kolelet terdapat sekitar 108 hektare sawah. Saat ini kelompok tani yang terlibat dalam kegiatan demplot mengelola sekitar 28 hektare lahan.

Menurut Rahmat, penggunaan varietas unggul PS 08 diharapkan mampu meningkatkan produktivitas panen secara signifikan.

“Selama ini produktivitas di Desa Kolelet berkisar antara 6,3 hingga 7 ton per hektare. Dengan varietas PS 08, kami berharap hasil panen dapat meningkat hingga sekitar 8,7 ton per hektare. Jika target ini tercapai, maka pendapatan petani juga akan meningkat dan posisi Kabupaten Lebak sebagai lumbung pangan Provinsi Banten akan semakin kuat,” jelasnya.

Rahmat juga berharap adanya dukungan lanjutan berupa perbaikan jaringan irigasi tersier dan bantuan sarana produksi pertanian guna menunjang keberhasilan program tersebut.

Program Kedaulatan Pangan yang digagas Yayasan Bhakti Bela Negara bersama Pemerintah Kabupaten Lebak ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung target swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.(*)

Tombol Google News

Tags:

Tanam Padi Varietas Ps 08 Pemkab lebak Yayasan Bhakti Bela Negara Perkuat Program Kedaulatan Pangan Desa Kolelet Wetan Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak banten Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya ketik.com Dinas Pertanian ketahanan pangan