BGN Tutup 833 Dapur MBG dan Berhentikan Ratusan Karyawan

27 Juli 2026 15:53 27 Jul 2026 15:53

Mustopa

Editor
Thumbnail BGN Tutup 833 Dapur MBG dan Berhentikan Ratusan Karyawan

Badan Gizi Nasional (Foto: BGN)

KETIK, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 833 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ditemukan pelanggaran. 

Pelanggaran yang dimaksud berupa makanan tidak higienis, kasus keracunan hingga Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tak memenuhi standar.

"Ada 833 dapur yang kami suspend hari ini," terang kepala BGN, Sudaryono dalam jumpa pers di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

Dapur-dapur yang ditutup tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Jawa dan Madura.

Sudaryono menegaskan bahwa dapur yang ditutup tersebut tidak menerima pembayaran selama masa penghentian. Tidak seperti sebelymnya yang tetap dibayar.

"Kalau sekarang ditutup, tidak dibayar karena pelanggaran," tegas pria yang juga menjabat Wakil Menteri Pertanian tersebut.

Selain penutupan 883 dapur, BGN juga memberhentikan 261 pegawai yang terdiri dari 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli. Kemudian ada beberapa pegawai yang mendapat sanksi disiplin.

"Kami menemukan sembilan ASN melakukan pelanggaran berat atau disiplin berat. Besar kemungkinan yang bersangkutan akan kami proses pemberhentiannya," jelas Sudaryono.

"Kemudian, ditemukan 39 pelanggaran disiplin ringan yang akan kami tindak dengan mutasi, demosi, serta sanksi administrasi maupun peringatan," tegasnya.

Sudaryono mengatakan bahwa langkah tersebut diambil sebagai upaya pembenahan internal BGN demi mencetak praktik koruptif. Ia menegaskan bahwa lembaganya akan mempekuat transparansi, komunikasi hingga pengawasan.(*)

Tombol Google News

Tags:

BGN Sudaryono SPPG Badan Gizi Nasional MBG Makan bergizi gratis