KETIK, MALANG – Tidak perlu jauh-jauh terbang ke Vietnam untuk merasakan sensasi nongkrong santai di samping perlintasan kereta api. Pengalaman unik ini bisa kamu temukan langsung di Kota Malang, tepatnya di Selak Kopi.
Sebagai salah satu kota jujukan favorit anak muda, Malang memang tak pernah kehabisan stok tempat nongkrong kreatif. Setiap sudut kota seolah berlomba menyajikan konsep yang unik.
Salah satu yang sukses mencuri perhatian adalah Selak Kopi, yang membawa atmosfer ala kedai kopi pinggir rel khas Vietnam ke Malang.
Kafe ini berlokasi di Jalan Karya Timur No. 24, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Posisinya memang persis berdampingan dengan jalur perlintasan besi. Meski terkesan ekstrem, pengunjung tidak perlu khawatir soal keamanan. Pihak pengelola memastikan kafe ini sudah mengantongi izin resmi dan memenuhi seluruh persyaratan keamanan dari PT KAI.
Bagi yang penasaran, Selak Kopi siap menyambut pengunjung setiap hari, mulai pukul 08.00 WIB hingga tengah malam pukul 00.00 WIB.
Begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut oleh bangunan bergaya vintage, konsep yang saat ini tengah digandrungi generasi Z dan milenial. Dinding putihnya dihiasi berbagai coretan mural yang unik dan instagramable.
Secara tata ruang, Selak Kopi mendominasi areanya pada konsep outdoor yang cukup lapang. Sementara untuk area indoor terbilang minimalis, hanya berupa satu ruangan yang disekat menjadi dua bagian.
Meski ukurannya terbatas, ruangan dalam ini tetap terasa hidup berkat dekorasi dinding dari lembaran koran lawas dan pajangan barang-barang antik. Area indoor ini diperkirakan mampu menampung hingga 40 pengunjung.
Soal menu, kafe ini menyajikan beragam varian minuman yang disajikan dalam ukuran gelas cukup besar. Pilihan menunya pun variatif, mulai dari yang modern hingga tradisional, seperti susu regal, americano, cappuccino, hingga teh serai. Harganya pun sangat bersahabat dengan kantong mahasiswa, yakni berkisar antara Rp7.000 hingga Rp15.000 saja.
Sebagai teman mengobrol, tersedia pula aneka camilan atau makanan ringan. Menu kudapan ini dibanderol dengan harga yang tak kalah murah, mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000.
Daya tarik utama dari Selak Kopi tentu saja adalah pengalaman menikmati secangkir kopi sembari menyaksikan kereta api melaju kencang di depan mata. Pengunjung, terutama yang memilih duduk di area terluar dekat rel, akan merasakan langsung getaran dan embusan angin kencang yang lewat dalam hitungan detik.
Menghabiskan waktu di kafe ini rasanya belum lengkap jika belum merasakan langsung sensasi adrenalin saat kereta melintas. Bagi warga Malang maupun wisatawan yang mencari atmosfer nongkrong berbeda, Selak Kopi jelas menjadi destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan.(*)
