HKTI Nilai Program Makan Bergizi Gratis Beri Dampak Positif Bagi Gizi dan Perekonomian

6 Juni 2026 10:50 6 Jun 2026 10:50

Hanifuddin Musa, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail HKTI Nilai Program Makan Bergizi Gratis Beri Dampak Positif Bagi Gizi dan Perekonomian

Ketua Harian HKTI, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo. (Foto: Dokumen HKTI)

KETIK, JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian di berbagai daerah.

Ketua Harian HKTI, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo menyampaikan bahwa MBG merupakan langkah strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor ekonomi masyarakat.

“Program MBG sangat baik untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Program ini juga mendukung ibu hamil dan balita sehingga dapat membantu menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Juni 2026.

Di sisi lain, pelaksanaan MBG yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar dinilai mampu memperluas pasar bagi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan. Kondisi ini membuka peluang yang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal untuk meningkatkan penjualan produk mereka.

“Semakin tinggi kebutuhan pangan untuk program MBG, semakin besar pula hasil produksi petani yang terserap. Dampaknya tentu sangat positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani,” katanya.

Tidak hanya itu, program MBG juga dipandang mampu menciptakan peluang kerja baru di berbagai wilayah. Kebutuhan tenaga kerja pada proses pengadaan bahan baku, pengolahan makanan, distribusi, hingga operasional dapur memberikan kesempatan ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Dengan demikian HKTI meyakini, Program MBG ini dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menyiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, petani semakin sejahtera, ekonomi daerah bergerak, dan pada akhirnya ketahanan pangan nasional semakin kuat,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

HKTI MBG pertumbuhan ekonomi