Hampir 180 Ribu Warga Halmahera Selatan Masuk Sasaran 5 Program Bansos 2026

1 September 2026 05:59 1 Sep 2026 05:59

Thumbnail Hampir 180 Ribu Warga Halmahera Selatan Masuk Sasaran 5 Program Bansos 2026

Fajri Subhi Kambey Kepala Dinas Sosial Halmahera Selatan (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Halmahera Selatan mencatat 179.279 jiwa masuk dalam sasaran lima program bantuan dan jaminan sosial sepanjang 2026.

Ratusan ribu penerima tersebut tersebar dalam sejumlah skema pembiayaan, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD Provinsi Maluku Utara, hingga APBD Kabupaten Halmahera Selatan.

Kepala Dinsos Halmahera Selatan, Hi Fadjri Subhi Kambey, mengatakan pemetaan penerima dilakukan melalui hasil rekapitulasi berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).

Basis tersebut digunakan untuk membaca tingkat kesejahteraan penduduk sekaligus menentukan sasaran setiap program sesuai klasifikasi sosial ekonomi.

Fadjri kemudian menjelaskan jenjang kesejahteraan warga, mulai strata paling bawah sampai lapisan yang mulai beranjak ke taraf kehidupan lebih mapan.

“Jadi desil 1: mencakup kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi sangat miskin/ekstrem, desil 2: kelompok miskin, desil 3: kelompok hampir miskin, desil 4: kelompok rentan miskin, dan desil 5: kelompok transisi menuju kelas menengah,” ujar Fadjri, Senin 31 Agustus 2026.

Dari lima skema tersebut, Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu bantuan bersumber dari APBN. Dinsos mencatat 6.461 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berada dalam sasaran program ini, khusus pada desil 1 dan 2.

Program berikutnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan yang juga dibiayai APBN itu menjangkau desil 1 hingga desil 4 dengan jumlah sasaran sebanyak 12.069 KPM.

Pada sektor perlindungan kesehatan, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) dari APBN mencakup 54.421 jiwa. Cakupannya lebih luas karena menjangkau penduduk dalam desil 1 sampai desil 5.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menanggung kepesertaan BPJS bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) melalui APBD provinsi. Di Halmahera Selatan, skema ini menyasar 2.493 jiwa dari desil 1 hingga desil 5.

Porsi paling besar berasal dari program BPJS PBPU yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Halmahera Selatan. Dinsos mencatat 103.835 jiwa masuk dalam sasaran kepesertaan tersebut.

Program yang ditanggung pemerintah kabupaten itu juga menjangkau desil 1 sampai desil 5 dan menjadi komponen terbesar dari keseluruhan data sasaran bantuan serta jaminan sosial yang dihimpun Dinsos pada 2026.

Secara keseluruhan, lima program tersebut terdiri atas PKH sebanyak 6.461 KPM, BPNT 12.069 KPM, PBI-JK 54.421 jiwa, BPJS PBPU Provinsi Maluku Utara 2.493 jiwa, serta BPJS PBPU Kabupaten Halmahera Selatan sebanyak 103.835 jiwa.

Dinsos Halmahera Selatan menggunakan DTSEN sebagai rujukan utama dalam pemetaan penerima, sehingga penentuan sasaran setiap program mengacu pada posisi sosial ekonomi penduduk dalam masing-masing desil.

Tombol Google News

Tags:

Dinas Sosial Halsel 5 Program Bansos 2026 Fajri Subhi Kambey Berita Utama Halmahera Selatan Maluku Utara