KETIK, BOJONEGORO – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, meninjau langsung persiapan pemasangan pompa air jenis sibel (submersible) permanen di sejumlah titik rawan genangan di pusat kota, Selasa, 13 Januari 2026. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengurangi dampak genangan air yang kerap muncul saat curah hujan tinggi.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menetapkan tiga lokasi prioritas pemasangan pompa sibel, yakni di depan Kantor Arsip Jalan Pattimura No. 1A, wilayah Sumbang; depan SMP Islam Jalan Panglima Polim No. 38, Sumbang; serta di depan Rumah Dinas Wakil Bupati di Jalan Panglima Sudirman. Ketiga titik tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Wakil Bupati Nurul Azizah menjelaskan bahwa pemasangan pompa sibel permanen merupakan bagian dari upaya penataan sistem drainase perkotaan. Pompa ini berfungsi sebagai alat bantu mekanis untuk mempercepat pengaliran air dari permukaan jalan menuju saluran utama atau sungai.
“Fungsi utama adalah percepatan. Saat drainase kota mencapai titik jenuh akibat hujan ekstrem, alat sibel inilah yang menjadi solusi darurat agar genangan segera surut dan tidak merendam infrastruktur dalam waktu lama,” ujarnya di sela-sela peninjauannya.
Nurul Azizah menyebut pemasangan pompa sibel permanen memberikan sejumlah manfaat bagi penataan kota. Di antaranya mempercepat surutnya genangan air di ruas jalan, mencegah kerusakan aspal dan fasilitas umum, serta menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan vital.
Selain itu, keberadaan pompa sibel diharapkan mampu mendukung kinerja sistem drainase yang sudah ada. Dengan demikian, risiko kecelakaan, gangguan aktivitas pendidikan, serta potensi kerugian material di lingkungan sekolah dan perkantoran dapat ditekan.
“Kami ingin memastikan bahwa saat musim hujan tiba, masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Jalan harus segera kering, dan akses pendidikan serta ekonomi tidak boleh terputus karena banjir,” pungkas Nurul Azizah. (*)
