Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro Resmi Dibuka, Disbudpar Dorong Promosi Menuju UNESCO Global Geopark

28 Februari 2026 11:04 28 Feb 2026 11:04

Thumbnail Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro Resmi Dibuka, Disbudpar Dorong Promosi Menuju UNESCO Global Geopark

Ilustrasi lomba jingle Disbudpar Bojonegoro

KETIK, BOJONEGORO – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro menggelar Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro sebagai upaya memperkuat branding dan promosi kawasan tersebut. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memanfaatkan media musik kreatif untuk mengenalkan Geopark Bojonegoro sebagai destinasi wisata berbasis geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati.

Pemerintah daerah menilai jingle mampu menjadi sarana promosi yang komunikatif, menarik, dan mudah diingat masyarakat. Melalui lomba ini, Pemkab Bojonegoro mendorong lahirnya karya musik yang kuat secara artistik sekaligus merepresentasikan karakter, kekayaan alam, dan nilai budaya Geopark Bojonegoro.

 

Jingle Jadi Media Bangun Citra Geopark Bojonegoro

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menegaskan bahwa jingle memiliki peran strategis dalam membentuk identitas dan citra daerah.

“Jingle bukan sekadar lagu, tetapi menjadi media komunikasi yang mampu membangun citra dan memperkuat ingatan publik terhadap Geopark Bojonegoro. Melalui lomba ini, kami ingin mengajak para kreator musik untuk bersama-sama mempromosikan kekayaan geologi, budaya, dan hayati Bojonegoro menuju pengakuan dunia sebagai UNESCO Global Geopark,” ujarnya, Jumat (27/02/2026).

Ia menyebut, lomba ini menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Geopark Bojonegoro dalam proses menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp).

 

Targetkan Identitas Resmi dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

Disbudpar Bojonegoro menetapkan sejumlah tujuan dalam penyelenggaraan lomba ini. Pertama, panitia ingin menciptakan jingle resmi sebagai identitas promosi Geopark Bojonegoro. Kedua, pemerintah daerah berupaya meningkatkan daya tarik kawasan tersebut dalam proses pengakuan UGGp. Ketiga, kegiatan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis seni musik yang berdaya saing serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya insan kreatif.

Pemkab Bojonegoro menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku kreatif menjadi kunci dalam memperluas promosi pariwisata daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Jadwal dan Tahapan Lomba

Panitia membuka tahapan lomba mulai Februari hingga April 2026. Berikut rincian jadwal pelaksanaan:

  • Pendaftaran dan pengiriman karya jingle: 28 Februari – 10 April 2026
  • Seleksi serta penilaian 10 besar oleh dewan juri: 13 – 19 April 2026
  • Penampilan 10 besar peserta: 27 April 2026
  • Pengumuman pemenang: 30 April 2026

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap lomba ini melahirkan karya terbaik yang dapat menjadi identitas audio resmi Geopark Bojonegoro sekaligus memperkuat promosi wisata berbasis geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati.

Masyarakat, musisi, dan pelaku ekonomi kreatif yang ingin berpartisipasi dapat mengakses petunjuk teknis dan melakukan pendaftaran melalui tautan ini

Melalui semangat kolaborasi dan kreativitas, Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengangkat potensi lokal menuju panggung dunia. (*)

Tombol Google News

Tags:

Disbudpar Bojonegoro Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro Geopark Bojonegoro