Veda Ega Pilih Minggir Saat Selebrasi Sampanye di Podium Moto3 Brasil, Netizen Kagum

23 Maret 2026 08:37 23 Mar 2026 08:37

Thumbnail Veda Ega Pilih Minggir Saat Selebrasi Sampanye di Podium Moto3 Brasil, Netizen Kagum

Veda Ega di podium Moto3 GP Brasil, 22 Maret 2026. (Foto: Tangkapan layar SPOTV)

KETIK, JAKARTA – Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, tidak hanya mencuri perhatian lewat performa gemilangnya di lintasan balap. Rider yang kini berlaga di kelas Moto3 World Championship itu menuai decak kagum publik berkat keteguhan sikapnya saat merayakan kesuksesan di podium Moto3 GP Brasil, Minggu (22/3/2026).

Veda mencatatkan sejarah besar sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil menapakkan kaki di podium ajang kelas dunia tersebut setelah finis di posisi ketiga. Namun, bukan hanya trofi yang menjadi buah bibir, melainkan aksi santunnya saat sesi selebrasi.

Pilih Minggir Saat Selebrasi Sampanye

Sesuai tradisi balap motor dunia, tiga pembalap teratas merayakan kemenangan dengan menyemprotkan sampanye. Namun, Veda memilih untuk tidak ikut serta dalam ritual tersebut. Sikap ini diambil Veda demi menjaga prinsipnya sebagai seorang muslim.

Foto Veda Ega (kanan) menghindari selebrasi semprot sampanye di podium Moto3 GP Brasil, 22 Maret 2026. (Foto: Tangkapan layar SPOTV)Veda Ega (kanan) menghindari selebrasi semprot sampanye di podium Moto3 GP Brasil, 22 Maret 2026. (Foto: Tangkapan layar SPOTV)

Ketika dua pembalap CFMoto yang meraih podium satu dan dua yakni Maximo Quiles dan Marco Morelli saling menyemprotkan sampanye untul selebrasi kemenangan, Veda tampak memilih minggir ke belakang.

Saat diajak bersulang, pembalap berusia 17 tahun itu tetap menghormati dengan menyambutnya, namun memilih tos dan meminum menggunakan minuman kaleng berenergi yang dia genggam.

Padahal, sebagai salah satu sponsor resmi, sampanye juga tersedia di podium milik Veda sebagai pemilik podium ketiga Dalam tayangan langsung itu, Veda tampak hanya memegang botol sampanye untuk foto bersama di akhir sesi. 

Netizen Kagum

Langkah Veda tersebut langsung memicu gelombang apresiasi di jagat maya. Netizen, tidak hanya dari tanah air tetapi juga mancanegara, membanjiri kolom komentar dengan nada positif.

"Respect! No champagne as a Muslim. Proud from Malaysia," tulis salah satu netizen yang kagum dengan konsistensi pemuda asal Gunungkidul tersebut.

"Pemuda yang 'polos' namun sangat pemberani. Proud of u. Nikmatilah podium pertamamu Veda. Aku yakin kamu akan sering merasakan itu di sepanjang karir," tulis netizen lainnya.

Jadi Ancaman di Klasemen

Selain sikapnya di luar lintasan, performa balap Veda musim ini memang sedang "panas-panasnya". Tambahan poin dari Brasil membawa Veda meroket ke posisi kedua klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 27 poin.

Veda kini hanya terpaut tipis satu angka dari sang pemuncak klasemen, Marco Morelli. Dengan konsistensi yang ditunjukkan, Veda tidak hanya menjadi harapan baru dunia balap Indonesia, tetapi juga ikon inspiratif bagi generasi muda karena mampu menjaga integritas di tengah panggung dunia. (*)

Tombol Google News

Tags:

Veda Veda Ega Moto3 MotoGP gp brasil